LEMBATA, SULUH NUSA – PILIHAN orang anggota Orang Muda Katolik di Lembata merayakan Hari Kasih Sayang dengan cara yang berbeda. Tidak ada perayaan berpasang pasangan seperti lazimnua sebuah perayaan Hari Valentine. Mereka memilih menanam pohon sebagai bentuk cinta kepada bumi.
Valentine bagi merekan adalah implementasi nyata dalam memaknai kasih sayang terhadap bumi. Penanaman sebagai wujud kasih kepada ibu pertiwi dengan ikut serta berperan merawat dan menjaga tempat alam sekitar.
Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Salib Suci-Hoelea (PSSHL) melakukan penghijauan dengan menanam pohon di Wilayah Mata Air di Desa Meluwiting dan Mata Air di Desa Lebe, pada Selasa, 14 Februari 2023.
Ketua OMK PSSHL, Yohan Edangwala kepada SuluhNusa (weeklyline media network) melalui telepon usai penanaman pohon menyampaikan bahwa kegiatan ini selain untuk merayakan hari Valentine, juga merupakan salah satu program kerja OMK, yang juga sejalan dengan program Gereja Lokal Keuskupan Larantuka yang menjadikan tahun 2023 sebagai tahun Ekologi.
Hal ini dilakukan sebagai upaya pelestarian air tanah agar air senantiasa tersedia dengan kuantitas dan kualitas yang memadai.
“Kita telah menunjukkan kasih sayang yang nyata kepada alam. Kita sudah menanam maka, kita bersama mempunyai tanggungjawab bersama untuk menjaga dan merawat tanaman yang ada, sehingga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Stasi Meluwiting, Petrus Pati pada kesempatan yang sama menyampaikan ucapan terimakasih kepada OMK yang sudah melakukan penaman di lokasi mata air.
“Saya menyampaikan ucapan terimakasih untuk semua anak-anak muda yang sudah melakukan aksi nyata dengan menaman pohon di wilayah mata air, mari kita sama-sama menjaga dan merawat tanaman yang sudah kita tanam ini” ucapnya.
Beliau juga mengajak orang-orang muda untuk terus terlibat dalam berbagai kegiatan, baik dalam kegiatan kerohanian maupun kegiatan sosial.+++kristina
