SULUH NUSA, LEMBATA – Penjabat Bupati Lembata, Marsianus Djawa yang dilantik 22 Mei 2022 oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat mendapat penilaian kurang dari Menteri Dalam Negeri.
Penilaian ini sebagai bagian evaluasi kinerja, sebab Penjabat menjabat selama satu tahun, namun dapat diperpanjang dengan orang yang sama atau beberda, dengan melewati proses setiap tiga (3) bulan akan dilakukan evaluasi dan laporan kegiatan.
Nilai total penilaian sebesar 28, di mana kategori baik nilainya 25 – 28 (89% – 100%), kategori cukup 17 – 24 (60% – 88%), dan kategori buruk 0 – 59 (0% – 59%).
Dari penilaian itu, Penjabat Bupati Lembata, Marsianus Jawa mendapatkan penilaian berkinerja kurang dengan skor penilaian 12 (42,9%).

Penjabat Bupati Lembata yang ditemui wartawan dj rumahan kerjanya, 20 Januari 2023 secara rasional mengakui kekurangannya.
Penilaian Kemendagri ini berdasarkan laporan yang dilakukan Penjabat bupati kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur.
Maesianus mengungkapkan dirinya dalam membuat laporan dilakukan secara simple dan sederhana.
“Laporan awal simple saja. Sampai disana, di pusat berbeda. Sistematika yang dibuat berbeda. Membingungkan. Kita menerima penilaian itu sebagai kekurangan agar dapat dibenahi ke depa lebih baik,” Ungkap Maesianus.
Penilaian berkinerja kurang itu bukan berarti kita tidak kerja. Intinya kerja demi kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas.
“Intinya apa yang kita buat harus menjadi prioritas. Pada akhir tahun ini kita sudah bikin laporan sesuai petunjuk. Saya sudah tugaskan Bappeda dengan Keuangan kawal laporan sampai ke irjen mendagri, ” tegas Maesianus.
Penjabat Maesianus mengungkapkan kepentingan daerah dan masyarakay menjadi yang utama dalam memperbaiki kinerja. Semua stakehokder dan tim kerja akan digerakan untuk melakukan lebih baik.
Ia juga mengungkapkan terimakasih atas penilaian berkinerja kurang dari Mendagri agar bisa menjadi acuan evaluasi kinerja tim kerja di Kabupaten Lembata.
“Dengan penilaian rendah begitu menjadi acuan kita. Evaluasi kinerja tim kerja. Harusnya laporan penilaian ini disampaikan ke pejabat saya sebagai Penjabat dinilai. Terimakasih kepada teman teman media yang sudah menyampaikan data penilaian ini. Tulis saja kami berkinerja kurang. Saya rasional, kurang yang mengakui kurang. Untuk masyarakat harus ada semangat perbaiki kinerja, ” Ungkapnya.
Dilansir dari laman Kemendagri, dalam penilaian terdapat tiga aspek yakni pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.
Penilaian tidak hanya dilihat secara seremonial saja namun secara angka ril baik kualitas maupun kuantitas setiap pemaparan harus ada bukti pendukung.
Misalnya, bidang pembangunan yang meliputi 5 aspek dari 10 indikator pembangunan. Untuk aspek itu, Kemendagri memberikan catatan serius bagi penjabat kepala daerah yang belum mengoptimalkan realisasi anggaran, serta belum melakukan langkah-langkah kebijakan pengendalian inflasi.
Bidang kemasyarakatan yang meliputi dua aspek dari empat indikator, yaitu upaya memelihara ketenteraman dan ketertiban masyarakat, serta pengelolaan pengaduan.
Dari semua bidang, aspek dan indikator penilaian tersebut, Kemendagri membagi kategori penilaian dengan kriteria baik, cukup, dan kurang.
Dengan evaluasi yang dilakukan secara rutin, diharapkan penjabat kepala daerah meningkatkan kinerja masing-masing untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
Data dari Kemendagri, bukan hanya Lembata yang berkinerja kurang tetapi Penjabat Bupati Flores Timur juga mendapat penilaian berkinerja kurang. +++sandrowangak

Sebagai masyarakat Kami mengapresiasi penilaian kemendagri ini tetapi bagi kami penjabat bupati Lembata cukub baik kinerjanya karena Lembata sepertinya selama ini sakit serius dan butuh waktu lama untuk bisa menyembuhkan. Sehinnga penjabat bupati sedang berusaha untuk melakukan perbaikan disegala bidang. Ada beberapa hal sudah mulai terlihat misalnya disiplin kerja aparatur pemerintahan, komunikasi dengan DPRD mulai terjalin dengan baik, juga penjabat bupati selalu turun ke masyarakat untuk melihat dan mendengar keluhan masyarakat dan sebagainya.