Banyak Proyek Jalan di Lembata Diduga Siluman

SULUH NUSA, LEMBATA – PROYEK pekerjaan konstruksi jalan dan jembatan menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Kabupaten Lembata diduga melanggar aturan.

 

Pekerjaan yang menelan dana milyaran rupiah itu bisa disebut sebagai pekerjaan siluman karena melanggar dokumen kontrak. Dalam kontrak pekerjaan, para kontraktor wajib memasang papan informasi proyek, akan tetapi kenyataannya banyak ruas jalan yang dikerjakan baik dalam kota maupun segmen luar kota tidak dipasang papan nama informasi proyek.

 

Kontraktor atau rekanan yang melaksanakan pekerjaan dengan menggunakan dana PEN mengabaikan hak informasi publik.

 

Banyak pekerjaan jalan yang tidak punya papa nama informasi  alias siluman. Meski sering dipersoalkan publik, akan tetapi tetap saja membandel dengan dibiarkan dan mengabaikan hak publik tentang informasi. Padahal ini menjadi kewajiban kontraktor atau rekanan.

 

Hal ini disampaikan oleh salah satu praktisi hukum Lembata, Bartolomeus Take, SH kepada SuluhNusa.Com (weeklyline media network), 27 Oktober 2022 di Kantor Pengadilan Negeri Lembata.

 

Berto Take menjelaskan kontraktor atau rekanan yang dipercaya mengerjakan proyek dengan menggunakan uang negara wajib memasang papan nama informasi proyek sesuai amanat Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012.

 

“Aturan ini yang mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek dan memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek, kontraktor pelaksana serta nilai kontrak dan jangka waktu pengerjaannya. Kami berharap satuan kerja dan rekanan kedepannya kalau ada proyek mohon ditaati peraturan yang ada, jangan seperti pekerjaan siluman saja. Pemasangan plang informasi proyek tersebut sifatnya wajib, sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54/2010 dan Nomor 70/2012,” tutupnya.

 

Berto meminta Proyek pekerjaan infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Lembata yang menggunakan dana PEN senilain  Rp 225 miliar mesti digunakan dengan baik dimulai dari itikad baik para kontraktor untuk wajib memasang papan informasi publik sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik.

 

Diberitakan sebanyak 10 dari 31 ruas jalan dalam Kota Lewoleba, Ibu Kota Kabupaten Lembata yang dikerjakan menggunakan dana pemulihan ekonomi (PEN) dinyatakan telah 100 persen hotmix.

 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lembata Aloys Muli Kedang yang dihubungi SuluhNusa.Com (weeklyline media network), 26 Oktober 2022 melalui WhatsApp, mengungkapkan sebanyak 17 rekanan atau perusahaan kontraktor yang mengerjakan proyek jalan tersebut sudah diingatkan untuk memasang papan nama informasi proyek.

 

“Selamat siang ade. Terkait hal (papan informasi proyek-Red) ini setelah penandatangan kontrak saya sudah sampaikan tetapi kalau memang ada paket yang memang belum terpasang akan saya tegaskan lagi. Terima kasih infonya,” Ungkap Muli Kedang.

 

Berikut 50 paket proyek peningkatan jalan (PEN Daerah 2022) di Kabupaten Lembata, Provinsi NTT :

  1. Peningkatan Jalan Aramengi – Wowong (Segmen Peusawah – Wowong) Rp 4,8 Miliar.
  2. Peningkatan Jalan Hingalamamengi-Kalikur-Wairlang – Hadingmanuk (Segmen Walriang-Hadingmanuk) Rp 6 miliar.
  3. Peningkatan Jalan Sp. Meru – RS. Penyangga – Dolulolong (Segmen Sp. Meru-Stadion) Rp 1,5 miliar.
  4. Peningkatan Jalan Sp. Wallolong-Lamadale – Sp. Lodotodokowa ( Segmen Lodotodokowa-Lamadale) Rp 1,5 miliar.
  5. Peningkatan Jalan Sp.Lerahinga – Sp.Banitobo (Segmen Lerahinga – Banitobo-Lamalela) Rp 6 miliar.
  6. Peningkatan Jalan Lodotodokowa – Seranggorang – Balurebong – Sp. Nilanapo (Segmen Lodotodokowa – Balurebong) Rp 3,5 miliar.
  7. Peningkatan Jalan Pasakraja-Lamaau-Rlangbao-Laranwutun-Sp. Waiara (Segmen Sp. Walara – Watodiri – Jontona) Rp 4 miliar.
  8. Peningkatan Jalan Rlangbao-Dulitukan-Kollpadan-Pelabuhan Jetl-TJ. ## Bahagia-Pelabuhan Peti Kemas -Palilolon (Segmen Rlangbao -Kollpadan) Rp 9 miliar.
  9. Peningkatan Jalan Pasakraja-Lamaau-Rlangbao-Laranwutun-Sp. Walara (Segmen Polsubsektor lle Ape – Rlangbao) Rp 18 miliar.
  10. Peningkatan Jalan SDI Walkomo il – Lerek (Segmen Lusikawak – Kalikasa) Rp 23 miliar.
  11. Peningkatan Jalan Sp. Lima Wangatoa-Puor-Sp. Watubuah (004) (Segmen Belame-Puor-Watobuah) Rp 17 miliar.
  12. Peningkatan Jalan Sp. Lima Wangatoa-Puor-Sp. Watubuah (004) (Segmen Walkomo-Belang- Belame) Rp 35 miliar.
  13. Peningkatan Jalan Lodotodokowa-Atakowa Rp 1,5 miliar.
  14. Peningkatan Jalan Tapobaran – Lodoblolong-Nilanapo – Bean – Tobotani – Hading Manuk Rp 12 miliar lebih.
  15. Peningkatan Jalan Bandar Udara Wunopito Lewoleba – CWC – Sp. Latsitarda (Segmen CWC-Latsitarda) Rp 1 miliar lebih.
  16. Peningkatan Jalan Bandar Udara Wunopito Lewoleba – Pasar Lewoleba (Segmen: Samping Timur SMU PGRI – Pasar LEWOLEBA) Rp 1 miliar lebih.
  17. Peningkatan Jalan Sp. Trans Lembata (Barat Kantor Pol PP) -Kantor DISDUKCAPIL-Terminal Timur Rp 1,6 miliar lebih.
  18. Peningkatan Jalan Dalam Kawasan RSUD Lewoleba Rp 500 juta lebih.
  19. Peningkatan Jalan Rmh Bpk (Alm) Gaspar Djerandut-Sp. Latsitarda Rp 900 juta lebih.
  20. Peningkatan Jalan Lingkungan Samping Timur Gereja Lamahora (Lanjutan) Rp 240 juta.
  21. Peningkatan Jalan Sp. Trans Lembata – BKPSDM-Kantor SAMSAT Rp 522 juta.
  22. Peningkatan Jalan Sp. Kantor POL PP-Kantor CAPIL Rp 458 juta.
  23. Peningkatan Jalan Sp. Trans Lembata/ NSC – Bandara Rp 700 juta.
  24. Peningkatan Jalan Sp. Trans Lembata – Gereja Lamahora Rp 890 juta.
  25. Peningkatan Jalan Sp. Pasar Timur – Depan Gereja Lamahora -Belakang RSUD-PLN-Sp Trans Lembata (1.014) (Segmen Gereja Lamahora-Rujab-belakang Kantor Bupati) Rp 5,3 miliar lebih.
  26. Peningkatan Jalan SDI Waikomo 1 – Pasar Lewoleba Rp 11 miliar lebih.
  27. Peningkatan jalan simpang lima Wangatoa – Gereja Wangatoa – Lasitarda Rp 1 miliar lebih.
  28. Peningkatan Jalan Kantor Lurah Selandoro – Gereja Wangatoa Rp 864 juta.
  29. Peningkatan Jalan Sp. Poloama- SDN Wangatoa Rp 626 juta.
  30. Peningkatan Jalan Sp. Trans Lembata – Bengkel Aluminium – Pekuburan Wangatoa – Lingkar Selatan (Segmen Latsitarda – Pekuburan Wangatoa) Rp 972 juta.
  31. Peningkatan Jalan Sp. Trans Lembata – SMPN 4 – SMAK St.Yakobus Lamahora – Lingkar Selatan Rp 2,3 miliar lebih.
  32. Peningkatan Jalan Samping Rm. Bpk Yance Manuk menuju Lasitarda Rp 1 miliar lebih.
  33. Peningkatan Jalan Sp.Trans Lembata-SDN Wangatoa-Sp. Lasitarda Rp 1 miliar lebih.
  34. Peningkatan Jalan Sp. Trans Lembata – Bpk. Aldin Rauf Rp 500 juta.
  35. Peningkatan Jalan Sp. Trans Lembata – Hj. Sitl – Kantor Kir-Masjid Agung Rp 750 juta.
  36. Peningkatan Jalan Samping Gereja Solavide menuju Lasitarda Rp 1,1 miliar lebih.
  37. Peningkatan Jalan Sp.Trans Lembata- Samping Polres- Masjid Agung Rp 1,5 miliar lebih.
  38. Peningkatan Jalan Rmh Bpk Sinyo Kaona – Depan Radlo Kalong Menuju Rmh Bpk Paskalls Lasar Rp 1,6 miliar lebih.
  39. Peningkatan Jalan samping Kantor Telkom – Jembatan Komak I (Segmen: Perempatan ANKARA- Jembatan KOMAK I) Rp 900 juta.
  40. Peningkatan Jalan Belakang SMP St. Plus-Pertigaan Bidan Isabela Rp 632 juta.
  41. Peningkatan Jalan Bluwa – Pasar PADA (Segmen: Samping SDI Walkomo I-SMEA KAWULA KARYA) Rp 2,5 miliar lebih
  42. Peningkatan Jalan Rmh. Frans Borglas-Pekuburan Walkomo – Pasar Pada Rp 2,1 miliar lebih.
  43. Peningkatan Jalan Blara CIY-PLN – Panti Asuhan – Pekuburan Kolikleteng-Lingkar Selatan Rp 4,3 miliar.
  44. Peningkatan Jalan Samping Timur Taman Swaolsa Tite – Kor Baha – Sp. SMAN 2 Lewoleba (Segmen : Lanjutan SDK 2 Lewoleba – SMA 2 Lewoleba) Rp 5,4 miliar lebih. Rp 1,8 miliar lebih.
  45. Peningkatan jalan Sp Lima Wangatoa – Puor – Sp. Watubuah (Segmen: RS. Damlan – Jembatan Walkomo, Lanjutan) Rp 1,8 miliar lebih.
  46. Peningkatan Jalan SDI Waikomo II – Lerek (Segmen SDI Walkomo II – Sp. Lusikawak) Rp 4,8 miliar lebih.
  47. Peningkatan Jalan Sengsara – Trans Atadel Rp 2,4 miliar.
  48. Peningkatan Jalan Sp. Ktr Kejaksaan Negerl Lewoleba – SMK Kelautan Rp 872 juta.
  49. Peningkatan Jalan Trans Lembata – Pekuburan Katholik – Kantor Kir Rp 630 juta.
  50. Peningkatan Jalan Toko Sumber Rejeki – Gua Maria Walakeam – Sp. Lasitarda-SMAN 2 Rp 5,5 miliar lebih. +++sandrowangak

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *