suluhnusa.com_Sebab, bermeditasi selain bermanfaat bagi kesehatan juga dapat menuntun manusia untuk senantiasa berbuat baik dan menghasilkan keputusan yang terbaik.
Pada tanggal 14 Desember 2013 lalu, sekitar 3000 pegiat meditasi dari seluruh dunia berkumpul di Bali dalam acara “Bali Usada Festival 2013”. Kegiatan festival meditasi Bali usada ini pertama kali digelar, sejak 20 tahun Bali Usada dibentuk untuk menjaga keseimbangan dan melayani masyarakat Bali dan seluruh dunia.
Kegiatan pertama kalinya sekaligus peringatan ulang tahun ke 20 “Bali Usada” dipusatkan di Taman Budaya Denpasar, Bali pada tanggal 14 Desember 2013 lalu
Sebab, bermeditasi selain bermanfaat bagi kesehatan juga dapat menuntun manusia untuk senantiasa berbuat baik dan menghasilkan keputusan yang terbaik.
Saat membuka Bali Usada Festival di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya Denpasar, Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra menenakankan pentingnya meditasi. Didampingi Sekda Kota Denpasar A.AN Rai Iswara dan Guru Meditasi Merta, Rai Mantra mengatakan, berbuat baik berpikir harmonis melalui meditasi tidak terlepas dari bagaimana manusia menyikapi sesuatu secara sederhana dan iklas.
Dengan begitu, antinya dapat mengambil keputusan dan kebijakan yang betul-betul bermartabat.
Rai Mantra menilai, buku tentang meditasi dari Merta Ada yang diberikan kepadanya sangat aplikatif. Tidak hanya itu, memberikan informasi bagaimana menerapkan emosional kontrol, spiritual kontrol, dan intelektual kontrol dalam diri kita.
“Jika pikiran yang diselimuti oleh pikiran negatif akan menyelimuti diri kita pada hal-hal yang negatif pula. Begitu juga sebaliknya, jika berpikiran positif kita akan didekati dengan hal-hal yang positif,” sambungnya.

Dengan tema festival kali ini, “berbuat baik berpikir harmonis” bagaimana manusia menyeimbangkan pikiran. Walikota memberikan apresiasi pelaksanaan Bali Usada Festival, melalui kegiatan ini yang memberikan kegiatan meditasi yang sangat penting, tidak hanya untuk kesehatan saja.
“Terpenting bagaimana kita membuat suatu kebijakan dan keputusan yang baik sehingga nantinya bermuara pada perbuatan yang baik,” imbuh dia.
Kegiatan meditasi ini, suatu hal yang memberikan ketenangan, kesehatan, serta membuat diri menjadi baik. Dalam kehidupan ini , kata dia, semua orang pasti memutuskan suatu hal, yang artinya jika manusia ingin sejahtera tanpa bekerja itu, tidak akan berhasil.
Dengan begitu, dalam mencari kesejahteraan, dapat dilakukan dengan hati nurani, yang nantinya dapat menuju keseimbangan hidup.Merta Ada mengatakan, Bali Usada Festival baru pertama kali ini digelar secara gratis. Festival diisi berbagai kegiatan mulai seminar, konsultasi kesehatan dan meditasi, bazaar aneka kuliner vegetarian, pameran buku dan obat tradisional, pameran kristal dan peralatan meditasi, foto aura, pentas seni, kelas singkat meditasi, dan kegiatan lainnya.
Dalam festival itu, pengunjung berkonsultasi tentang wariga, melihat potensi kesehatan dari tanggal lahir. Saat itu dihadirkan pula dua ahli wariga yang melayani para pengunjung. Sementara pembicara yang hadir dalam seminar di festival ini antara lain Adi Gunawan, Reza Gunawan, Made Suambara, dan Made Robert.
“Ini pertama kali, tahun depan kamiakan buat festival bertaraf internasional dengan mengundang pembicara dari luar negeri,” kata Merta Ada didampingi Santy Satra panitia lainnya.
Bali Usada Festival juga diisi kegiatan meditasi bersama. Dan ditutup dengan drama kesenian berjudul “Sacita”. Sekedar untuk di ketahui Bali Usada dan Merta Ada selama 20 tahun melayani kegiatan meditasi sudah memiliki 98.000 murid tersebar di seluruh dunia. (sandro wangak)
