Agus Boli Menggunakan Gaji Bulan Agustus Untuk Bantu OMK Witihama

“Mestinya orang muda yang kasih makan keluarga. Bukan keluarga yang kasih makan orang muda.” Agus Boli, Wakil Bupati Flores Timur.


suluhnusa.com – Sebelum saya berbicara lebih jauh mari kita selesaikan semua ele rapen (utang) yang sudah disampaikan Ketua Panitia. Dan saya menggunakan gaji saya bulan Agustus untuk membantu OMK Witihama.

Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Boli mengatakan hal ini dalam sambutan menutup kegiatan Witihama Youth Day Jilid II di Lewopulo, 7 Juli 2019.

Dalam sambutanya, Agus Boli mengungkapkan dirinya bersama bupati Anton Hadjon memiliki visi selamatkan orang muda. Menurut Dia, banyak orang belum mengerti tentang kalimat ini bahkan ada yang berusaha memplesetkan. Dengan pertanyaan, apakah orang muda belum selamat sehingga perlu diselamatkan ?

“Tentu tidak demikian. Selamatkan orang muda adalah sebuah falsafah. Sebuah visi yang akan diterapkan dalam misi”, ungkap Boli.

Senada dengan Romo Moderator OMK Keuskupan Larantuka, Rm. Edy, Agus Boli menjelaskan dirinya meminta semua elemen masyarakat untuk membantu dalam meningkatkan kapasitas dan kapabilitas orang muda.

Orang muda adalah pemilik masa depan. Dan harus memiliki komitmen untuk memajukan dirinya. Agus Boli meminta agar orang muda jangan pernah menjadi orang malas.

Untuk itu orang muda mesti melakukan transformasi diri, transformasi organisasi dan transformasi sosial. Dengan tiga transformasi ini anak muda akan mampu merubah dunia dan sekitarnya.

OMK harus  didesignmenjadi organisasi yang modern yang menjunjung tinggi kebersamaan kerja sama dan sama sama bekerja.

Agus Boli juga memberikan kritik, bahwa dari semua kegiatan dan tema yang dilaksanakan, hanya satu yang kurang.

“Ketahanan ekonomi orang muda. Materi wirausaha wajib dilaksanakan. Mari kita rencanakan untuk membuat workshop wirausaha untuk orang muda. Agar saatnya orang muda menjadi sumber ekonomi keluarga,” ungkap Agus Boli.

Agus meminta agar orang muda bisa menjadi agen pembangunan di desa dan agen wirausaha dengan beternak dan bertani.

Hal ini penting, demikian Agus Boli, karena fenomena kerapuhan ideologi yang sedang diperbincangkan akibat dari ketahanan ekonomi yang rapuh.

Orang muda kadang malu mengakui bahwa dirinya susah sehingga malas berusaha. Untuk itu Agus Boli meminta agar Orang Muda Witihama harus bisa menjadi agen dan sumber ekonomi keluarga.

Tugas pemimpin adalah membangkitkan spirit termasuk spirit ketahanan ekonomi orang muda.

Untuk itu dirinya berharap agar ada orang muda OMK Witihama yang mau berwirausaha.

Orang muda harus memiliki kreativitas ekonomi untuk mempertahankan ketahanan ekonomi.

“Mestinya orang muda yang kasih makan keluarga. Bukan keluarga yang kasih makan orang muda.” tegas Agus Boli.

sandro wangak

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *