Kala mendung menyapa pagi
Menyelimuti awal pekan di akhir Januari
Pagi nan indah
Ada kabar yang tak seperti biasanya
Bagaikan petir menyambar raga ini
Berita tentang engkau yang akan pergi untuk selamanya
Menghadap sang Ilahi
Seketika terlintas
Segala keceriaan yang kita lalui bersama
Semua canda dan tawa masih terbingkai indah dalam memoriku
Guruku tersayang
Sungguh berat rasanya
Tuk mengantarmu ke pintu perpisahan
Namun inilah gerbang menuju kehidupan sesungguhnya
Guruku …
Di balik matamu yang sendu terdapat semangat yang menggebu
Kau begitu tegar dengan keadaan
Hujan turun yang bernada sumbang
Semilir angin yang merubah suasana
Panas yang menyerang dengan garang
Dingin yang menyentuh tubuh
Terlalui dengan ketegaran jiwamu
Tersambut dengan kekuatan ragamu
Kau selalu siap dalam menggelorakan semangat warga madrasah dan panji Pramuka
Disini…..
ku kenang dikau dalam darma baktimu
Diantara jatuhnya ranting-ranting cemara
Diantara rimbunnya pohon belantara
Sekelompok jiwa yang bertujuan sama
Menguji mentalnya tuk menghadapi hari esok
Kau selalu berikan wejangan yang tulus
Kini…
Tertoreh suatu memory demi memory
Yang dimana dan sampai kapanpun takkan pernah hilang dari ingatanku
Karena…..
Ini terjadi begitu indah
Walau hanya sebentar dan sebentar
Namun…..
Suatu keceriaan terpancar pada wajah-wajah damai kini berubah menjadi air mata duka
Biarlah itu menjadi sebuah kisah indah
Pada wajah-wajah generasi muda atas nama madrasah dan Pramuka akan sosokmu
Kami akan terus mengenangmu dalam darmah baktimu
Guruku
Terima kasih untuk semua tawa yang telah kau hadirkan kala bersua
Untuk segala waktu yang kau luangkan kala bersama di madrasah dan pramuka hingga tutup usiamu
Lamabelawa,28/01/2020
