Kepada Pemeluk Hati

Pada molek rupa-Mu
Kelana jiwaku mengaduh
Rupa diriku tertegun
Tak mampu lagi kembali
Lalu aku berserah
Ini aku, utuslah aku

Pena Tanya

Bolekah aku, Tuhan?
Membaca isi hatinya
Pada tetes-tetes tinta
Yang menari-nari

Resital Malam

Kumengerti, sungguh sahabat
Betapa jiwa merindu seni
Pada beragam alunan
Hinggap di kepala malam kita.

(Februari, 2016)
Yandris Tolan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *