Berpolitik, Belajar Sportivitas dari Ring Tinju

suluhnusa.com – Willem Lojor menyampaikan bahwa kehadiran Chris John bisa sekaligus memberikan motivasi tentang sportivitias dalam pertandingan yang bisa disebarkan selama pilkada Lembata yang saat ini sedang dalam tahapan kampanye.

Untuk itu, dia meminta agar para politis Lembata biusa beljar sportivitas dari seorang atlet tinju.

Lembata yang akan menyelenggarakan pemilukada keempat di era otonomi, perlu belajar dari tinju. Di atas Ring para petinju bisa berdarah-darah memukul dan menangkis.

Tetapi setelah turun dari ring semua harus berdamai lagi karena pukul memukul hanya sekedar tontonan.

Yang Menang menghargai yang kalah dan yang Kalah Wajib mengakui serta menghormati yang Menang, Setelahnya tidak boleh ada benci dan dendam

Willem Lodjor yang datang bersama The Dragon, Chris John tiba di Lewoleba, Ibukota Lembata, Senin, 19 Desember 2016 siang dan langsung menyaksikan pertndingan tinju pada malam harinya di pelataran halaman Kantor Bupati lama.

Pertandingan tinju yang dikemas dalam Lembata Super Fight 2016 memainkan tiga partai tinju yang akan ditandingkan, masing-masing 6 ronde.

Pertama, Kelas Menengah, yang akan memperebutkan Sabuk Kapolres Lembata, AKBP Wresni Haryadi Satya Nugroho, ST. Pada pertandingan ini, Marco Tuhumuri dari King Lembata Boxing Camp Jakarta akan berhadapan dengan Jecsen Papua dari Banteng PDIP BcJkt.

Di kelas Bantam Yr akan berhadapan antara Marzel Nuban dari Citra Lembata dan Jack Medison dari Grobogan Jawa Tengah Pertandingan ini akan memperebutkan sabuk Ketua DPRD Lembata, Ferdi Koda.

Pertadingan juga akan digelar antara Thomas Tope Hurek dari Citra Lembata dengan Stefanus Nana Kumbala (Flobamora Gym Jkt). Tope dan Kumba la memperebutkan Sabuk Penjabat Bupati Lembata, Sinun Petrus Manuk.

Partai utama ini sebenarnya merupakan puncak dari rangkaian pertandingan amatir yang dilaksanakan pada tanggal 16 – 18 Desember. Pada ajang ini, petinju amatir melalui gemblengan Hamid Kosim menunjukkan prestasinya.

Dengan kehadiran Chris John, diharapkan petinju amatir yang telah berlatih dapat memperoleh pelajaran langsung dari sang mantan juara Dunia Super Champion.

Lebih lanjut, Lojor yang juga Direktur Utama Lembata Promotion Sport & Security menandaskan bahwa pertunjukkan tinju kali ini dapat memotivasi putera dan puteri Lembata untuk bisa menggeluti secara serius tinju sebagai salah satu karir profesional.

“Kita ingin agar putra putri Lembata melihat tinju sebagai olaraga yang bias menghidupkan,” ungkapnya. (sandrowangak)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *