Kerja Keras, Menang di Enam Pilkada

suluhnusa.com_Ketua DPD PDIP Bali, I Wayan Koster menargetkan kemenangan bagi 6 kabupaten yang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Desember 2015 mendatang.

Kemenangan yang ditargetkan oleh anggota DPR-RI asal Bali ini bukan tanpa alasan, pasalnya di Pemilihan Legislatif tahun 2014 partai berlambang banteng moncong putih ini meraih 872.885 suara, disusul partai Golkar di tempat kedua dengan 329.620 suara dan ketiga Partai Demokrat 311.246 suara.

Meski belum melakukan basis suara pemetaan, karena pihaknya fokus pada Kongres IV yang akan digelar pada April mendatang, Koster memastikan untuk 6 kabupaten yang akan melaksanakan Pilkada serentak yaitu kota Denpasar, kabupaten Gianyar, Badung, Tabanan, Jembrana, Buleleng dan Bangli, ditegaskannya, PDIP pasti menang.

“Target 6 kabupaten menang, pasti sudah 2015 ini 6 kabupaten di Bali harus menang, keenamnya menang, itu semangatnya DPD PDI-Perjuangan yang baru, saya ketuanya, sekretarisnya pak Jayanegara, kita kerja keras,” tandasnya di Denpasar, Senin 16 Maret 2015.

Ditanya, apakah ada keuntungan tersendiri menengok partai Golkar yang tengah kisruh, apalagi dipusat partai Golkar kubu Agung Laksono dipastikan akan merapat ke Koalisi Indonesia Hebat (KIH), politisi asal Singaraja ini berkilah dengan mengucapkan keprihatinan yang dalam atas kekisruhan yang terjadi di partai berlambang beringin itu.

“Itu urusan internal, kita tidak melihat itu kita prihatin juga supaya masalah mereka cepat selesai, ” ungkapnya.

Meski demikian, Koster memastikan jika semua Ketua-ketua DPD partai baik itu Golkar, Gerindra dan PAN akan diundang dalam perhelatan partainya itu.

Seperti kita ketahui tiga partai tersebut, merupakan bagian dari Koalisi Merah Putih (KMP). Apakah ini pertanda semua partai itu merapat ke KIH? Secara tersirat bahkan Koster menyatakan jika sudah tidak ada lagi KIH dan KMP.

“Soal merapat atau tidak merapat itu etika kita berpartai, kita juga selalu diundang oleh partai lain, kalau ada hajatan seperti Munas, Kongres, kemarin kita juga diundang oleh PAN, Golkar, maka kita juga harus mengundang, merapat atau tidak merapat itu urusan di DPP, tapi sudah mencair, bahkan kami rapat RAPBN di DPR kita kompak sekali, kita tidak melihat lagi KMP atau KIH,” pungkasnya.

Jika 3 partai itu menyiratkan lampu hijau akan merapat ke KIH, KMP sudah ditinggalkan oleh partai Demokrat, seperti diketahui partai besutan Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini belum lama ini menyatakan tidak menjadi bagian dari KMP. Apakah ini pertanda kemenangan bagi PDIP? (kresia)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *