LEWOLEBA – Siswi Sekolah Menengah Pertama yang saban hari tinggal di Kampung Nelayan Balauring, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur ini lolos sebagai role model sebaya tingkat nasional. Namanya Yustina Alfiani Areq Maran. Ia baru duduk di kelas 8 SMPN I Omesuri.
Areq Maran lolos bersama perwakilan dari Kabupaten Manggarai. Mereka mewakili Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam ajang lomba Bintang Sobat SMP tahun 2026 oleh Direktorat SMP Kemendikdasmen yang akan berlangsung di Jakarta, tanggal 7 s/d 10 Juli 2026.
Kepala SMPN I Omesuri, Agustinus Beni, S,Pd., ketika dihubungi SuluhNusa.Com, 2 Juli 2026 membenarkan salah satu siswinya lolos dalam ajang Bintang Sobat 2026.
Menurut Agustinus, sekolahnya mengikuti kegiatan ini sejak program Bintang Sobat ini diluncurkan tahun 2024.
“Kami sudah ikut kegiatan ini sudah dua kali. Saat program ini diluncurkan tahun 2024 kami langsung mendaftar dan ikut kurasi tetapi tidak lolos sampai tingkat nasional. Dan tahun 2026 kami ikut lagi dan lolos ke tingkat nasional mewakili Provinsi Nusa Tenggara Timur,” ungkap Agustinus.
Ia mengungkapkan prestasi ini bukan sekedar menang diajang perlombaan tetapi membawa dampak positip dan bermanfaat bagi anak anak didik di SMPN I Omesuri.
Program Bintang Sobat ini, menurut Agustinus disebabkan karena lingkungan sekolah yang kondusif, mendorong kreativitas, inovasi, dan potensi peserta didik sebagai upaya pembinaan karakter.
Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
Program Bintang Sobat tahun 2026 ini sejalan dengan implementasi Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) yang meliputi kemandirian, kepemimpinan, kerja sama, tanggung jawab, kreativitas, berpikir kritis, dan semangat belajar sepanjang hayat.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menghadirkan ajang Bintang Sobat SMP sebagai wadah bagi peserta didik terpilih yang dengan potensinya dapat memberikan kontribusi besar dan menjadi agen perubahan untuk masa depan anak Indonesia.
Veronika Avelinda Tonjo, Guru Bidang Studi IPA yang dipercayakan menjadi pendamping menjelaskan dirinnya mendampingi Areq Maran sejak pendaftaran, proses seleksi setiap tahap sampai wawancara yang dilakukan secara online oleh tim kurasi dari Direktorat SMP Kemendikdasmen RI.
Ave Tonjo mengungkapkan proses seleksi Bintang Sobat 2026 sangat ketat karena sejak tahap pertama sampai tahap kedua calon peserta membuat video merekam semua praktek baik di lingkungan sekolah, rumah, kegiatan sosial dan kegiatan keagamaan.
“Seleksi ini sangat ketat. karena sejak tahap perkenalan, sampai tahap kedua, peserta diminta membuat video perkenalan potensi, karakter, bakat dan beberapa prestasi dirinya yang kemudian diunggah di akun Media Sosial milik sekolah. Video perkenalan ini dikurasi oleh tim dari Direktorat SMP. Dan lolos tahap II,”ungkap Ave Tonjo.
Ia mengatakan, pada tahap kedua, Areq Maran diminta untuk kembali membuat video kreatif tentang praktek baik yang dilakukan disekolah. Praktek baik yang selama ini sudan berjalan di sekolah dengan Branding SMART kemudian direkam dalam video kreatif.
SMART itu adalah S-Spiritual artinya mengawali pembelajaran setiap hari baik dengan doa bersama seluruh Siswa dan guru di sekolah tersebut. M-Menjaga Kebersihan. Lingkungan sekolah harus bersih termasuk dalam kelas. Bersih Lingkungan. Bersih kata kata. Bersih niat dan bersih dari Bullying di lingkungan sekolah. A-Aktif berolahraga, Semua siwa dan guru di SMPN I Omesuri diwajibkan berolahraga dan senat denga lagu 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KIAH). R-Rukun Sama Teman, Siswa di sekolah tersebut diwajibkan untuk mentaga kerukunan utat beragama dengan cara merayakan hari keagamaan secara bersama sama. Hal ini dilakukan untuk menghindari bullyng atau perundungan di sekolah. Menjaga kerukunan menjadi napas di lingkungan sekolah bekerjasama dengan PLAN Indonesia mendampingi kelas remaja mapan, membuat poster lalu memaparkan didepan kelas tentang perilaku mencegah bullyng atau perundungan. T-Tekun Belajar. Ketekunan dalam praktek baik di sekolah untuk meningkatkan kemampuan akademik melalui kegiatan story-telling, lomba mading antar kelas, lomba menulis essay, kelas meeting dan futsal.

Lolos ke tingkat nasional dari 3896 pendaftar
Berkat ketekunan, perjuangan Areq Maran dan dukungan dari semua pihak, peserta dari SMPN I Omesuri lolos ke tingkat nasional dari 3896 peserta yang mendaftar.
Setelah lolos kurasi ideo kreatif Areq Maran diminita untuk mengirim Curiculum Vitae dan menjalani wawancara. Bukan hanya Areq Maran yang mendapat manfaat tetapi prestasi ini memberi dampak untuk SMPN I Omesuri dan Guru Pendamping sebaj mereka akan mendapat materi khusus dari Kementrian saat berada di Jakarta.
Sementara peserta akan mengikuti ajang pemilihan empat kategori penghargaan Bintang Sobat SMP Terfavorit, Bintang Sobat SMP Terkreatif, Bintang Sobat SMP Teraktif, dan Bintang Sobat SMP Terbaik.
Peserta Finalis Bintang Sobat SMP akan menjadi agen role model praktek baik saat kembali ke sekolah dan lingkungan masing masing termasuk menjadi agen utama menyukseskan program direktorat SMP Kemendikdasmen.
Areq Maran Menemukan Versi Terbaik Dirinya Menjadi Siswi SMP
Melalui laman media sosial SMPN I Omesuri Areq Maran menulis dirinya mengikuti Bintang Sobat SMP 2026 karena ingin mengembangkan kepercayaan diri dan menemukan potensi terbaik yang selama ini masih terus saya gali.
“Di usia SMP, saya sadar bahwa setiap orang punya momen untuk mulai berani. Lewat Bintang Sobat SMP, saya belajar public speaking, kerja sama tim, dan mengekspresikan ide secara kreatif. Ini adalah ruang aman sekaligus tantangan untuk keluar dari zona nyaman dan membuktikan bahwa saya bisa bersinar dengan cara saya sendiri. Selain itu, saya termotivasi untuk memperluas pertemanan dan membawa dampak positif bagi sekolah”, tulis Areq Maran.
Kegiatan ini mempertemukan pelajar dari berbagai daerah, sehingga ia bisa belajar toleransi, budaya baru, dan makna gotong royong secara langsung.
“Saya ingin menjadi role model bagi teman-teman di sekolah dan di masyarakat, untuk terus belajar serta menggali potensi diri terbaik mereka. Lewat Bintang Sobat SMP, saya berkesempatan mengharumkan nama sekolah ke tingkat provinsi maupun nasional, sekaligus mengukir pengalaman berharga sebagai bekal prestasi menuju jenjang SMA nanti. Bagi saya, Bintang Sobat SMP bukan sekadar ajang unjuk kemampuan, melainkan wadah untuk tumbuh, berjejaring, berdampak dan meninggalkan jejak baik selama masa SMP,” ungkap Areq Maran.
Apresiasi dan Dukungan Dari Pemda Lembata
Pemerintah Kabupaten Lembata melalui Dinas pendidikan Kabupaten Lembata memberikan apresiasi dan dukungan atas pretasi satina pendidikan SMP Negeri I Omesuri ini.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata, Wens O. Pukan melalui Sekretaris Dinas Suhartin Bungalaleng, ketika ditemui wartawan di ruangan kerjanya, 2 Juli 2026, mengungkapkan, prestasi Bintang Sobat SMP ini membuktikan kualitas sekolah di Lembata semakin berkembang dari hari ke hari. Kualitas pendidikan meningkat.
“Kualitas pendidikan di Lembata tidak bisa dianggap enteng. Guru Guru dan Siswa terus mengembangkan diri, meningkatkan kualitas kapasitas dan terus menata kompetensi untuk bersaing di semua tingkatan,” ungkap Suhartin.
Lebih jauh Suhartin mengatakan ditengah efisiensi Dinas Pendidikan mengakui tidak bisa berbuat banyak untuk membantu perjalanan Areq Maran dan Guru pendamping ke Jakarta tetapi dukungan doa dan semua harapan tetap diberikan sepenuh hati dari masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Lembata. +++
sandro.wangak
