Keluar Cairan, Lalu Sapi Itu Mendadak Mati

suluhnusa.com_Gejala yang terlihat berawal ketika ada cairan yang keluar dari mulut serta hidung sapi dan selang beberapa menit kemudian kondisi sapi jatuh lemas dan mati.

Sedikitnya tujuh (7) ekor sapi milik warga di Kelurahan Bello Kecamatan Maulafa Kota Kupang NTT, dilaporkan mati mendadak dalam waktu yang sama.

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti jenis penyakit yang menyerang peternakan di wilayah tersebut. Pemilik sapi Habel Lopo warga RT 14/RW 6 Kelurahan Bello di kediamannya 11 Februari 2014 mengatakan musibah itu baru pertama kali terjadi, sehingga dirinya tidak mengetahui jenis virus yang menyerang ternaknya itu.

Namun demikian jelas Lopo,  gejala yang terlihat berawal ketika ada cairan yang keluar dari mulut serta hidung sapi dan selang beberapa menit kemudian kondisi sapi jatuh lemas dan mati.

Habel Lopo (foto : goristakene)
Habel Lopo (foto : goristakene)

Hal itu terjadi pada pertengahan Januari lalu pada hari yang sama. Lopo mengaku sapi piaraannya berjumlah 21 ekor biasanya pakan di cari dari sekitar sawah dan juga digembalakan di padang tak jauh dari rumah.

Akibat musibah itu Lopo mengaku sapi piarannya kini tersisah 14 ekor. Ia mengharapkan Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Kupang NTT untuk melakukan pemeriksaan bahkan faksin terhadap ternak sapi milik warga di Bello, agar bisa diketahui jenis virus yang menyerang sapi di Bello.

“Saya minta Dinas Peternakan bisa cari tahu jenis virus yang menyerang sapi di Bello dan melakukan vaksin untuk sapi piaran warga yang masi ada,” pintanya.

Lurah Bello, Marthen Benu di kantornya Selasa kemarin mengaku, belum mendapat laporan dari pemilik sapi. Namun demikian pihaknya akan membangun koordinasi agar ternak warga bisa diselamatkan dari penyakit dengan melakukan komunikasi bersama instansi teknis.

“Saya belum dapat laporan tetapi dengan informasi ini tentu kami akan cari tahu untuk berkoordinasi dengan instnasi teknis,” kata Lurah Benu.(Goris Takene)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *