GKII Alor Baru Dorong Pertumbuhan Bersama, Wabup Alor Bicara Sinergi Pembangunan

Memperkuat kontribusi gereja dalam kehidupan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Alor

KALABAHI – Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo, SH., MH., membuka secara resmi Konferensi IV Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Wilayah Bali Nusra Daerah Alor Baru Tahun 2026 di Gereja GKII Kewai, Desa Lakwati, Kecamatan Alor Tengah Utara, Kamis (10/9/2026).

Konferensi yang berlangsung selama tiga hari, 10-12 September 2026, mengangkat tema “Growing Together” atau “Bertumbuh Bersama” yang bersumber dari Efesus 4:15-16.

Kegiatan tersebut menjadi forum evaluasi pelayanan sekaligus momentum bagi GKII Daerah Alor Baru untuk merumuskan program dan keputusan bersama bagi keberlanjutan pelayanan gereja pada periode mendatang.

Dalam sambutannya, Rocky menyampaikan apresiasi kepada GKII dan seluruh umat Tuhan yang selama ini memberikan dukungan serta doa bagi Pemerintah Kabupaten Alor dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menegaskan, pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga keagamaan.

“Pemerintah tidak berjalan sendiri. Kita membutuhkan dukungan dan sinergi semua pihak, termasuk gereja dan seluruh umat Tuhan yang ada di Kabupaten Alor. Bersama-sama kita membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik,” ujar Rocky.

Menurut Rocky, konferensi tersebut tidak sekadar menjadi forum organisasi gereja, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menghasilkan keputusan yang memberikan dampak positif bagi jemaat dan masyarakat.

Ia juga menilai tema “Growing Together” memiliki makna strategis bagi perjalanan pelayanan GKII.

Pertumbuhan gereja, kata dia, tidak hanya berkaitan dengan perkembangan kelembagaan, tetapi juga menyangkut kemampuan gereja menghadirkan pelayanan yang nyata dan menjadi berkat bagi masyarakat.

“Growing Together” diharapkan menjadi semangat bersama bagi seluruh peserta untuk membangun pelayanan yang semakin kuat, sekaligus memperkuat kontribusi gereja dalam kehidupan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Alor.

Sementara itu, Ketua Wilayah GKII se-Bali Nusra, Pdt. Naomi Akanfani, M.Th., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Alor, khususnya Bupati dan Wakil Bupati Alor, serta jajaran pemerintah daerah yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan konferensi.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti persidangan dengan baik dan menghasilkan keputusan yang mampu memperkuat perjalanan pelayanan GKII Daerah Alor Baru.

“Melalui konferensi ini kita berharap dapat mengevaluasi pelayanan yang telah dilaksanakan sekaligus menyusun langkah ke depan. Sesuai tema ‘Growing Together’, kita dipanggil untuk terus bertumbuh bersama dalam pelayanan dan menjadi berkat bagi sesama,” kata Naomi.

Konferensi IV GKII Daerah Alor Baru diikuti peserta dari 30 gereja GKII dalam lingkup pelayanan Daerah Alor Baru serta satu Pos Pekabaran Injil (PPI) di Kamaifui, Kecamatan Mataru.

Para peserta terdiri atas gembala sidang, wakil gembala sidang, sekretaris, serta unsur-unsur pelayanan lainnya.

Pembukaan konferensi turut dihadiri Bupati Alor bersama istri, Asisten Administrasi Umum Setda Alor Marthen G. Moubeka, SH., unsur pemerintah daerah, pimpinan GKII, peserta konferensi dan sejumlah undangan.

Dengan dibukanya konferensi tersebut, seluruh peserta diharapkan dapat mengikuti rangkaian persidangan hingga selesai dan menghasilkan keputusan strategis untuk memperkuat pelayanan GKII Daerah Alor Baru.

Konferensi ini sekaligus diharapkan menjadi momentum memperkokoh sinergi antara gereja, pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan Kabupaten Alor.+++


j.k


 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *