suluhnusa.com_Dengan Segala persiapan terhadap siswa, menjelang UN pada semua tingkatan, maka optimis lulus 100 % adalah wajar.
Tercatat Sebanyak 4.206 Siswa/I tingkat SMP/MTs di Kabupaten Flores Timur yang mengikuti Ujian Nasional (UN) Tahun 2014. Pantauan suluhnusa.com, terkait Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Tingkat Sekolah Menegah Pertama (SMP) yang berlangsung dari hari senin tanggal 5 Mei hingga Kamis 8 mei tahun 2014 untuk kabupaten Flores Timur, berjalan aman dan lancar.
Persiapan yang rutin yang dilakukan oleh masing – masing satuan Pendidikan, hidupnya Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) pada tingkat rayon dengan kegiatan –Kegiatan Persiapan Siswa/I menjelang Ujian Nasional, memberikan Optimisme ada Peningkatan Persentase Kelulusan Ssiwa dalam Ujian Nasional Tahun 2014.
Hal ini secara Umum diungkapkan oleh Beberapa Kepala Sekolah yang dihubungi pada Rabu, 7 mei 2014 secara terpisah.
Kepala SMP Swasta Palugodam Desa Sandosi Kecamatan Witihama, Matias Masan Rumat yang dihubungi suluhnusa, menyampaikan untuk Tahun 2014, Peserta UN dari SMP Swasta Palugodam sebanyak 53 Siswa dengan rincian, Perempuan 25, Laki laki : 28.
Untuk kepengawasan, secara Kabupaten disepakati pengawasan dengan sistem silang murni antar Sekolah dalam rayon. Kami di kecamatan Witihama terdiri dari SMP Negri 02 Adonara Timur Witihama, SMP Swasta 1912 Watoone, SMP Negeri Satap Riangduli.
“Kami Mengirim enam Pengawas ke tiga sekolah dan sebaliknya, kami mendapatkan 6 pengawas dari tiga sekolah,” ungkap Rumat.
Dalam memperlancar pelaksanaan Ujian Nasional, pada tingkat Satuan Pendidikan, jauh hari sebelum pelaksanaan UN sudah terbentuk Panitia Ujian Nasional Yang bertugas melakukan persiapan persiapan menjelang UN hingga pelaksanaan Ujian Nasional.
“Pelaksanaan Ujian Tidak mengalami Kendala yang berarti. Ujian berjalan aman dan tertib. Hanya sedikit kesulitan dan menjadi pertanyaan siswa peserta UN pada hari pertama yaitu pada lembaran LJUN tidak ada Kolom tempat mengisi nama mata Pelajaran yang diujiakan. Kondisi ini langsung kami informasikan kepada Panitia tingkat Dinas PPO Flotim dan kami mendapat pengarahan dan dalam waktu singkat kesulitan ini teratasi, siswa bzsa bekerja dengan tenang,” tuturnya.
Dengan Segala persiapan terhadap siswa, menjelang UN mulai dari tingkat K3S (Kelompok Kerja Kepala Sekolah) dan MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) tingkat Rayon, dengan mengadakan kegiatan Tryout bersama dalam rayon, Melakukan bimbingan belajar Sore dan malam di masing – masing sekolah, dan bimbingan rutin guru mata Pelajaran UN terhadap Siswa, bukan hanya saya sebagai Kepala Sekolah yang Optimis bisa meraih Kelulusan 100%, tetapi optimisme itu juga sudah ditunjukan oleh Guru Guru Mata Pelajaran UN di sekolah Kami.
Pada Tahun ajaran kemarin, Kelulusann sekolah kami tahun 98% maka, kami Optimis bisa meraih kelulusan 100% pada tahun ini. Tetapi semuannya itu, tentu saja didukung oleh Nilai UN siswa yang Baik, semua kita berharap yang terbaik, ungkapnnya.
Gaspar Lakebelek Tukan , S.Pd Kepala SMP Negeri Wulanggitang 2 menyampaikan bahwa pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di sekolah yang ia pimpin berjalan Aman , tertib, dan lancar tidak ada kendala berarti yang ditemukan.
Panitia Ujian Nasional Tingkat Sekolah mampu menjalankan tugasnya secara baik sesuai petunjuk teknis pelaksaan UN tahun 2014, ditambah lagi pembekalan teknis yang dilakukan Sekretaris Dinas PPO Flotim Diston Fernandez selaku ketua Panitia Ujian Nasional Tingkat Kabupaten Flotim kepada seluruh kepala sekolah Penyelenggara UN memudahkan panitia yang bekerja di Lapangan.
Tahun ini, jumlah siswa yang mengikuti Ujian Nasional berjumlah 48 Orang dengan rincian laki –laki 24 orang dan perempuan 24 orang. Jumlah peserta yang ada, terbagi dalam tiga (3) ruangan ujian .
Pelaksanaan Ujian Nasional yang berjalan lancar dan tepat pada waktu didukung juga oleh kedisiplinan Pengawas Ruang Ujian yang berasal dari Sekolah lain dalam Rayon Wulanggitang.
Walau menempuh jarak yang cukup jauh dari alamat tempat tinggal mereka, ditambah lagi jalur jalan menuju ke sekolah kami yang memprihatinkan, tetapi tepat jam 06.30 semua pengawas sudah tiba di sekolah ungkap Gaspar kami cukup bangga dan memberikan apresiasi terhadap pengawas.
“Untuk Pengawas, kami melakukan pengawasan silang Murni antar Sekolah dalam Rayon, kami mendapat 2 orang Pengawas dari SMP Pati Beda dari Kecamatan Demon Pagong, 2 pengawas dari SMP Swadaya Tuakepa dan 2 pengawas dari SMP Negeri 01 Titehena,” katanya.
Saat ditanya terkait Optimisme secara lembaga berkaitan dengan kelulusan Siswa, Gaspar Tukan Mengaku bahwa dengan segala persiapan yang dilakukan, baik secara bersama dalam rayon dengan melaksanakan Try out, juga secara lembaga melakukan Bimbingan – bimbingan Belajar Sore dan Belajar Malam, Kami Optimis meraih kelulusan 100%.
Harapan bisa mencapai mencapai kelulusan 100%, tinggal bagaimana respon dari siswa untuk bisa mencapai harapan sekolah tersebut yakni Kelulusan 100%.
Salah satu Siswa Peserta UN tingkat SMP/MTs Tania Magdalena Lengu dari SMP Swasta Baipito Kecamatan Ilemandiri saat di konfirmasi usai mengikuti ujian hari terakhir pada kamis, 08 Mei 2014 mengaku bahwa untuk semua Mata Pelajaran yang diujikan Pada UN 2014, Matematika dan IPA baginya masih sulit.
“Untuk empat Mata Pelajaran yang kami Ujikan, saya merasa sedikit sulit pada Matapelajaran Matematika dan IPA, untuk Bahasa Indonesia dan Bahasa Ingris saya merasa, bisa mengerjakan dengan baik”, ungkapnya. (maksimus masan kian)
