Menteri Janji Revitalisasi pasar Poh Gading 2014

suluhnusa.com_Berkah kembali datang menghampiri Forum Pasar Tradisional Kota Denpasar. Pasalnya, untuk 2014, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Republik Indonesia kembali melakukan revitalisasi pasar di Kota Denpasar. Berkah diujung harapan.!  

Kepala Pasar Poh Gading, Suparta Made terlihat begitu bahagia dan sumringah ketika Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyebutkan, Pasar Poh Gading akan di revitalisasi dengan menggunakan dana APBN 2014.

Selayaknya Suparta Made harus bahagia. Kebahagiaan begitu terasa sebab, perjuangan untuk mendapat dana APBN melalui program Revitaliasi Pasar hampir saja tak kesampaian ketika mendengar Kabar secara mengejutkan, Gita Wirajawan mundur dari jabatan menteri Perdagangan untuk ikut Konvensi Capres Partai Demokrat.

“Akhirnya perjuangan berhasil. Ini kepercayaan yang tak boleh disia-siakan,” ungkap Suparta Made singkat, kepada suluhnusa.com usai kegiatan peresmian Pasar Nyanggelan, Panjer sebagai pasar tradisional terhigienis Nasional oleh Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi.   

Untuk tahun 2014, ada dua pasar yang akan direvitalisasi yakni pasar Sudamerta dan Pasar Poh gading, Ubung Kaja. Sesungguhnya Pasar Poh Gading pada tahun 2013 lalu sudah dipersiapkan untuk mendapatkan bantuan revitalisasi pasar melalui program stimulus pemerintah dengan beban biaya APBN 2013,  sebesar Rp. 500.000.000 (lima raru juta).

Dan dana stimulus ini sudah selesai dilakukan pembangunan fisik pada tahun 2013. Ibarat ketiban rejeki, saat harapan hampir pupus, Muhammad Lutfi, Menteri Pedagangan yang baru menggantikan Gita Wirajwan membawa kabar gembira bagi segenap pengelolah dan pedagang Pasar Poh Gading. Betapa tidak, saat pertama kali melakukan kunjungan ke daerah setelah menjabat sebagai Menteri, Lutfi membawa kabar, Poh Gading akan direvitalisasi tahun 2014.   

“Ini kunjungan saya pertama ke daerah setelah menjabat sebagai menteri. Tadi saya dititipi pesan oleh Pa Nyoman Dhamantra untuk tidak lupa revitalisasi pasar Poh Gading di tahun 2014,” ungkap Menteri Perindutrian dan Pedagangan, Muhammad Lutfi di hadapan Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra dan para Ketua Pasar Tradisional dan undangan lain di Panjer, Denpasar 24 Februari 2014.

Menjawab pertanyaan suluhnusa.com saat diwawancari wartawan, Lutfi merendah bahwa apa yang saat ini dilakukan oleh pemerintah pusat dalam rangka revitalisasi pasar, berkat perjuangan Nyoman Dhamantra, Anggota DPR RI, PDIP dari Bali, Walikota Denpasar dan Forum Pasar Tradisional.

“Jangan bilang terimakasih kepada saya. Tetapi ucaplah terimakasih kepada pa Walikota Denpasar, bli Nyoman Dhamantra dan Forum Pasar Tradisional karena mereka tidak lelah berjuang dan kreatif dalam mengelolah pasar tradisional. Kami pemerintah Pusat memiliki kewajiban untuk mengapresiasi perjuangan mereka dengan menyusun anggaran di APBN,” kata Lutfi.

Lutfi menjelaskan, tiga tahun terakhir dana APBN untuk revitalisasi Pasar Tradisional seluruh Indonesia mencapai 2,7 triliun. Untuk tahun 2014, mencapai 1,9 triliun untuk revitalisasi banyak pasar tradisional di Indonesia, salah satunya Pasar Poh Gading mendapat jatah Rp. 3, 5 miliar. (sandrowangak)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *