suluhnusa.com – Kasus antrian panjang di SPBU Lamahora, Kota Lewoleba, Lembata mendapat perhaian khusus dari muspida setempat.
Bersama Penjaba Bupati Lembata, Petrus Sinun Manuk, Kapolres Lembata, Arsdo Ever Simatupang, Kepala kejaksaan Negeri Lembata dan beberapa pejabat eselon II, lingkup Setda Kabupaten Lembata melakukan inspeksi mendadak ke SPBU Lamahora, 14 Februari 2017.
Rombongan Penjabat bupati Lembata tersebut tiba di SPBU Lamahora, sekira Pukul 14.15 dan bertemu dengan pemilik SPBU Nasir Amirudin di kantornya. Sekitar 30 menit, penjabat Bupati lembata yang didampingi kapolres Lembata, Arsdo Ever Simatupang berdialog dengan Nasir Amirudin.
Kepada wartawan, di halamana SPBU tersebu, Manuk membantah, kelangkaan BBM ini adalah bagian dari upaya untuk memboikot pilkada Lembata.
“Saya baru baca dari media. Bahwa kelangkaan ini adalah bagian dari upaya pihak terentu untuk boikot pilkada. Itu bahasa media. Yang benar adalah, karena faktor cuaca yang tidak menentu akhir akhir ini dan tenggelamnya salah satu kapal pengangkut BBM beberapa waktu lalu. Jadi ini murni faktor alam. Tidak ada upaya boikot pilkada,” ungkap Manuk.
Untuk mengantisipasi hal ini demi kelancaran proses pilkada, 15 Februari 2017, Manuk sudah meminta pihak SPBU untuk mendatangkan persediaan BBM sebesar 50 kilo liter.
Dan kapal pemgangkut BBM iu akan iba malam ini, 13 Februari 2017, dan mulai besok, 15 februari 2017, SPBU Lamahora mulai beroperasi pukul.005.00 wita dan ditutup sekitar pukul 18.00 wita.
Sementara itu, untuk mengantisipasi agar suasana tetap kondusif selama antrian, pihak Polres Lembata menambahkan jumlah personil untuk mengatur lalu lintas dan kondisi keamanan di sekitar SPBU Lamahora.
Kapolres Lembata, Arsdo Ever Simaupang, ditemui terpisah, menegaskan kelangkaan BBM di Lembata, murni karena faktor cuaca dan musiba tenggelamnya kapal tersebut.
“Belum ada informasi yang mengarah pada upaya boikot pilkada Lembata,” tegas Simatupang.
Pemilik SPBU Lamahora, Nasir Amirudin, mengungkapkan, kebutuhan BBM Lembata sebanyak, 200 kiloliter Solar dan 500 kiloliter premium tiap bulan.
Dan untuk kelancaran pilkada Lembata, pihaknya sudah memesan kuota tambahan sebanyak 25 kiloliter premium, 10 kilolier solar dan minyak tanah 10 kiloliter.
Disinggung soal, Lembata hanya memiliki satu SPBU, Manuk menjelaskan dirinya sudah menandatangani izin prinsip untuk dibangun satu lagi SPBU di areal pelabuhan Lewoleba. (sandrowangak/fincebataona)
