Di Lombok, Pengguna Narkoba Lebih Banyak Pelajar

suluhnusa.com_Akhir Maret lalu Pihak Kepolisian Resort Lombok Timur berhasil menangkap Bandar Narkoba yang disinyalir memiliki jaringan luas di Pulau Lombok dan Sumbawa.

Dari tangan tersangka, yang ditangkap 29 Maret 2014 itu, Polisi menyita 3 kilogram ganja. Barang haram itu siap diedarkan ke seluruh Lombok dan Sumbawa.

Hasil Investigasi dan penyelidikan Pihak kepolisian pada bandar yang berinisial (I) ini menemukan fakta, pengguna narkoba di Lombok lebih bahyak pelajar.

Hal ini diungkapkan Kapolres Lombok Timur, melalui Kabag Humas Polres Lotim, I Komang Samia, kepada suluhnusa.com, 21 April 2014.

“Ternyata dari hasil investigasi dan penyelidikan kami terhadap tersangka banda narkoba ini ditemukan fakta bahwa pengguna narkoba terbanyak di Lombok adalah Kalangan pelajar. Sebab, para pembeli baik langganan atau pembeli pemula  lebih banyak pelajar,” jelas Samia.

Lebih jauh Samia menjelaskan laporan data kepolisian dua tahun yang lalu pengguna narkoba yang banyak adalah para pegangguran karena tidak mempunyai pekerjaan yang jelas untuk megisi kekosongan ikut pegaruh pergaulan asalnya coba-coba akhirnya ketagihan.

Akan tetapi setahun terakhir banyak banyak pelajar menggunakan Narkoba. Kisaran 75 persen.

Bahkan, berdasarka keterangan dari bandar Narkoba yang ditangkap itu, dirinya sudah menjadi pengedar selama beberapa tahun dan awalnya dia belajar menjadi pengedar di Kota Denpasar.

Oleh karena itu, Samia meminta kepada para pelajar orang tua dan guru untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap anak-anak yang masih sebagai status pelajar karena rentan terhadap pengaruh penggunaan narkoba. (habib)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *