Agar Tak Terpantau, Proyek Anakan Cendana Disembunyikan

suluhnusa.com – Proyek pengadaan bibit cendana pada Dinas Kehutanan dan perkebunan Kabupaten Ende tahun 2016 senilai Rp. 900 jt diduga tidak sesuai spek.

Seorang Warga yang minta namanya dirahasiakan kepada media ini mengatakan saat ini anakan cendana yang baru di lakukan pengadaan pada tahun 2016 disimpan pada lahan warga yang cukup tersembunyi.

Diduga untuk menghindari pantauan masyarakat dan penegak Hukum.

Di katakan syarat kelayakan bibit cendana pada tahun 2016 adalah tinggi anakan 40 cm tetapi di lokasi tersebut banyak anakan yang tidak mencapai 40 Cm sehingga kuat dugaan Anakan cendana tersebut tidak sesuai dengan Spesifikasi yang diminta.

Berdasarkan informasi bahwa anakan cendana tersebut juga di beli dari pedagang yang tidak memiliki sertifikat sebagai penangkar benih.

Sementara Kepala Dinas Kehutanan dan perkebunan Kabupaten Ende Martinus Satban yang di konfirmasi melalui Hand Phonnya mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan ferifikasi terkait kelayakan bibit tersebut.

Lanjut Martinus jika dalam proses verifikasi di temukan ada bibit yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang di minta maka dirinya akan memerintakan PPK untuk membayar sesuai dengan prosentasi fisik yang ada.

Sekertaris pusam Indonesia Oskar Vigator ketika di minta tanggapannya terkait dengan masalah tersebut beliau mengatakan pengadaan bibit atau proyek apapun jika ada indikasi dugaan korupsi maka Tugas penegak Hukum untuk segera melakukan Pengumpulan Bahan maupun keterangan.

“Proyek tersebut menggunakan uang Negara sehingga jangan main-main bahwa ini bukan hal sepele ini perlu ada pengawasan yang ketat dari pihak yang berwewenang”, tegas oskar.(f.siga)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *