LEWOLEBA – SEKALIPUN perayaan itu hanya ditingkat sekolah tetapi mereka merayakan dengan cara yang unik dan tidak biasa.
Adalah Sekolah Dasar Negeri Lewokukung, sebuah sekolah di pinggiran Kota Lewoleba dalam rangka perayaan hari sumpah pemuda 2026 mereka merayakan denhan cara yang unik.
Setiap Sabtu dalam bulan Oktober 2026 para pelajar di sekolah tersebut merayakan sumpah pemuda dengan menulis indah, membaca lancar dan mendikte.
Sukacita memenuhi wajah anak anak Lewokukung. Perayaan sederhana yang membawa kesan mendalam.
Perlombaan ini tidak hanya mengasa kemahiran menulis dan lancar membaca tetapi para pelajar juga dilatih untuk betutur cerita, mencipta dan membaca puisi, bahkan pidato dan cerdas cermat juga menjadi bagian dari perayaan sumpah pemuda di SDN Lewokukung tahun 2026.

Sederhana tapi mengesankan
Kepala desa Baolangu, Agustinus lekan ,A.Md pun hadir memberikan motivasi kepada para siswa dan apresiasi kepada pihak sekolah.
Ia memberi motivasi bahwa sumpah pemuda tidak sekedar perayaan seremonial tetapi patut dipahami sebagai komitmen nasionalisme dan patriotisme.
Kades Baolangu menyebut betapa pentingnya literasi sejak usia dini yang dimulai dari sekolah dengan dasar literasi keluarga untuk mendukung perkembangan generasi Baolangu dan komitmen mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.
Ia meminta peserta didik dan para guru ubtik terus mengisi ruang ruang sosial dengan narasi positif dan mnghindari informasi hoax yang memecah belah.
“Para pelajar sebagai generasi muda sepatutnya meneruskan semangat para pemuda pada 98 tahun yang lalu untuk terus merawat persatuan dan kesatuan dari tingkat desa sampai ke tingkat nasional”,ungkapnya.
Ketua panitia, Petrus Kasianus lamak,S.Pd menjelaskan tujuan utama kegiatan ini adalah menumbuhkan dan menguatkan kemapuan literasi para peserta didik di lingkungan SDN Lewokukung.
Hal senada juga disampaikan Kepal sekolah Evaristo Daton Suban ,S.Pd.SD, ketika dihubungi suluhnusa.com 28 Oktober 2026 usai apel perayaan sumpah pemuda
Evaristo menekankan pentingnya kemampuan literasi dasar yaitu membaca dan menulis serta literasi lanjutan ke tingkat membaca memahami.
“Kegiatan ini sederhana tetapi memiliki tujuan luar biasa karena melatih para peserta didik memiliki mental lomba bagi 94 siswa/I di SDN Lewokukung yang kita cintai ini”, tegas Evaristo. +++
sandro.wangak
