Apa Kabar penghianat?

malam beradu senyap
kata mulai menari nari dalam gelap
lidahmu bermain dalam kalimat
jemarimu menikam yang tak berdaya
membuka simpul luka-lukaengkau menyeringai dalam laku yang manis
terrtawa dalam diam
terkekeh pada air mata
bersenandung saat mereka merintih

satu persatu kau kunjungi rasa sepi
berselimut gula
dengan setangkai bunga kamboja
yang memilu rasa
satu persatu kau beraki wajah sendu
dengan rindu gunung abu
hingga yang tersisa hanya bau busuk yang menusuk

tak terhitung..!
mata air mengalir air mata
jasad jasad terbujur
diantara matanya masih mengerjap harap

kau penghianat
yang menyeringai dalam gelap

Catatan 15 Januari 2013
widyaastuti

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *