Mendapat Tugas Baru Dari Golkar, Piter Tunduk, Alexander Ketua Golkar Lembata

Partai Golkar sebagai Partai besar selalu mawas diri lebih awal secara taktis untuk menjaga soliditas partai pada setiap momentum Politik.

LEWOLEBA – KETUA DPD I Partai Golkar Nusa Tenggara Timur, F.X. Alain Niti Susanto, secara tegas memberikan  penugasan baru kepada Petrus Gero, Ketua DPD II Golkar Lembata. Penugasan baru dari partai Golkar ini tidak bisa dielak oleh Petrus. Ia tunduk mengikuti perintah partai.

Petrus lalu mengundurkan diri dari pencalonan Ketua Golkar Lembata sehingga Alexander Dominggo Atawolo secara aklamasi menjadi Ketua DPD II Partai Golkar Lembata periode 2026-2031 pada Musda VI Partai. Golkar Lembata, 12 Juni 2026 di Ballroom Olympic.

Kemenangan aklamasi Alexander oleh karena Petrus mengundurkan  diri adalah jalan Partai Golkar Lembata menjaga soliditas kader akar rumput. Pemilihan ketua tidak boleh membawa perpecahan.

Aklamasi dalam musyawarah mufakat menjadi tradisi politik Partai Golkar pada setiap jenjang dalam menentukan figur yang tepat menjadi nahkoda partai. 

Partai Golkar sebagai Partai besar selalu mawas diri lebih awal secara taktis untuk menjaga soliditas partai pada setiap momentum Politik.

Golkar Besar Karena Sistem Yang Dibangun Bukan Karena Figur

Wasekjen DPP Partai Golkar, Herman Hayon, menegaskan bahwa Golkar merupakan partai yang dibangun melalui sistem kaderisasi yang kuat, bukan bergantung pada figur tertentu.

“Golkar bukan partai figur. Golkar adalah partai sistem. Tidak ada sistem titip-titip. Struktur partai berakar kuat dari daerah hingga pusat selama lebih dari 30 tahun,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar NTT, FX Alain Niti Susanto, mengatakan Musda merupakan agenda strategis untuk memilih Ketua DPD II sekaligus memperkuat arah politik partai ke depan.

Ia menegaskan pentingnya keterlibatan perempuan dan generasi muda dalam struktur partai. Melalui berbagai organisasi kemasyarakatan yang berafiliasi dengan Golkar, partai terus berupaya memenuhi target keterwakilan perempuan minimal 30 persen.

“Dalam konvensi sebelumnya, banyak anak muda sudah diposisikan masuk ke struktur partai mulai dari tingkat desa hingga DPD II. Keterwakilan perempuan 30 persen menjadi hal yang mutlak,” katanya sembari memberikan penugasan kepada Petrus Gero untuk ke provinsi pada pileg mendatang. 

Musda VI Partai Golkar Kabupaten Lembata diharapkan menghasilkan kepemimpinan baru yang mampu memperkuat konsolidasi partai sekaligus menjawab tantangan pembangunan daerah menuju target peningkatan perolehan kursi legislatif dan kemenangan pada kontestasi eksekutif mendatang.

Target Partai Golkar Lembata

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Lembata, Jumat, 12 Juni 2026 menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VI, dengan mengusung semangat konsolidasi organisasi dan penataan strategi politik menuju pemilihan legislatif dan pemilihan kepala daerah mendatang.

Pembukaan Musda ini diikuti sekitar 200 peserta itu dihadiri unsur penyelenggara pemilu, pimpinan partai politik, organisasi sayap Partai Golkar, kader, serta simpatisan Golkar.

Hadir pula, Herman Hayon, Wasekjen DPP Partai Golkar dan Koordinator Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Bali-Nusa Tenggara, Sekretaris DPD I Partai Golkar, Libi Sinlaeloe, Ketua Bapilu Flores Timur, Lembata dan Alor, Yohanes Derosari, Kader Partai Golkar Jimy Sunur, Wakil Ketua DPRD Lembata, FX Namang, Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq dan Wakil Bupati Lembata, Muhamad Nasir Laode.

Dalam sambutan pembukaan, Petrus Gero, mengatakan Musda merupakan momentum penting untuk memperkuat organisasi sekaligus menyusun langkah strategis menghadapi agenda politik ke depan.

“Musda ini menjadi forum refleksi untuk menyiapkan langkah-langkah partai ke depan. Siapa yang akan memimpin nantinya akan diputuskan oleh para pemilik hak suara, dan keputusan itu final serta mengikat,” katanya dalam konferensi pers.

Petrus Gero mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk terus berkolaborasi membangun Kabupaten Lembata.

Menurutnya, meskipun Golkar berada di bawah Partai Demokrat pada Pemilu Legislatif 2024, partai berlambang pohon beringin itu tetap mampu meraih posisi Wakil Ketua I DPRD.

Pada Pilkada, Golkar juga berhasil menjadi runner-up. Karena itu, ia optimistis partainya dapat meningkatkan capaian politik pada periode mendatang.

“Mudah-mudahan ke depan Golkar bisa memimpin lembaga legislatif maupun eksekutif. Saya yakin partai ini tetap hidup dan bergerak,” ujarnya.



Sinyal Petrus Gero Untuk Alexander

Dalam sambutan pembukaanya, Petrus Gero memberi sinyal kepada peserta musda dan para undangan  bahwa Partai Golkar Lembata membutuhkan  figur muda yang berkualitas.

Sinyal ini menjadi pernytaan politik dulungan kepada Alexander Atawolo untuk mengambil alih pucuk pimpinan Partai Golkar Lembata lima tahun mendatang.

Dan benar, Petrus Gero sebagai Calon petahana mengundurkan diri dari pencalonan Ketua Partai Golkar dalam rapat musda yang dipimpin Laurens Lba Tukan.

Alhasil, 14 suara sebagai pemilik sah secara bulat memberikan kepercayaan kepada Alexander Atawolo sebagai Ketua.

Bendera pataka lalu diserahkan Petrus kepada Laurensius selanjutnya tanggungjawab Ketua diberikan kepada Alexander ditandai dengan penyerahan Bendera pataka dari Laurensius sebagai pimpinan sidang. Proficiat Alexander. +++


sandro.wangak


 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *