LEWOLEBA – AJANG lomba mancing bergengsi, Lembata Fishing Tournament 2026, sukses digelar di perairan Lembata pada Sabtu, 24 Mei 2026. Tuan rumah Lembata menyapu bersih seluruh kategori perlombaan.
Sekalipun demikian Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, mengapresiasi semua peserta lomba mancing mania di Kabupaten Lembata, 23-25 Mei 2026
Apresiasi ini diberikan kepada seluruh peserta, termasuk rombongan dari Timor Leste, Malaysia dan Australia.
“Welcome to Lembata. Obrigado barak buat teman-teman dari Timor Leste,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, OPD terkait, Dinas Perikanan, Dinas Pariwisata, serta Ibu Ica yang dinilai berperan besar dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Menurut Bupati, lomba mancing bukan sekadar hobi, tetapi juga sarana mempererat tali persaudaraan, menjunjung sportivitas, sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat lokal.
“Kami punya empat gunung yang indah, tradisi penangkapan ikan paus, Lewolein, Pantai Paheng Waq, dan air terjun yang indah. Sebarluaskan keindahan Lembata kepada dunia,” katanya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga kebersihan laut dan mengutamakan keselamatan selama perlombaan berlangsung.
“Jaga laut kami saat berlomba, jaga keselamatan, dan selamat berlomba. Enjoy it,” pesannya.
Dalam sesi konferensi pers, Bupati menyebut dirinya bersyukur karena kegiatan yang dipersiapkan dalam waktu singkat itu mampu menghadirkan peserta dari tiga negara.
Ia berharap Piala Bergilir Bupati Lembata dapat menjadi daya tarik tahunan untuk memperkenalkan potensi daerah.
“Kita ingin menyampaikan kepada dunia bahwa Lembata itu indah dan ikannya banyak. Semakin banyak orang mengenal Lembata, semakin baik untuk daerah ini,” ujarnya.
Salah satu peserta asal Sydney, James, mengaku baru pertama kali mengikuti turnamen mancing di Lembata. Ia menilai pengalaman memancing di wilayah timur Indonesia sangat menarik.
Strike Bersama, Tingkatkan Persaudaraan dari Lembata untuk Indonesia dan Dunia
Kegiatan yang mengusung tagline “Strike Bersama, Tingkatkan Persaudaraan dari Lembata untuk Indonesia dan Dunia” itu menjadi sarana promosi wisata bahari sekaligus mempererat persaudaraan antar peserta dari berbagai daerah.
Turnamen yang berlangsung selama dua hari tersebut menghadirkan persaingan sengit di tengah kekayaan laut Lembata yang dikenal sebagai salah satu spot memancing potensial di kawasan timur Indonesia.
Meski target awal panitia sebanyak 50 tim belum tercapai, ajang ini tetap berlangsung meriah dengan partisipasi 18 tim.
Panitia mengakui jumlah peserta tahun ini belum maksimal akibat kendala transportasi dan tingginya biaya perjalanan menuju Lembata.
Namun demikian, antusiasme peserta dan dukungan masyarakat tetap tinggi selama perlombaan berlangsung.
Pada Minggu, 24 Mei 2026, dewan juri resmi mengumumkan para pemenang Lembata Fishing Tournament 2026 dibacakan anggota tim Juri, Jhony Rohi Lodo. Adapun tim juri dalam kompetisi itu yakni Joseph Siantari ( Ketua), Jhony Rohi Lodo (Anggota), Marloan x. Lolang (Anggota).
Sebagaimana disaksikan media ini di lapangan Harnus, tim juri mengumumkan hasil kejuaraan lomba mancing itu.
Juara pertama diraih oleh Emmanuel Toni setelah berhasil menangkap ikan Tuna Yellowfin seberat 30 kilogram. Atas prestasinya itu, Emmanuel membawa pulang hadiah uang tunai sebesar Rp75 juta, Piala Bupati, serta piagam penghargaan.
Sementara posisi juara kedua ditempati Steven Winata asal Lembata dengan hadiah sebesar Rp50 juta. Steven juga disebut sebagai peraih hadiah utama kategori lainnya dalam turnamen tersebut.
Penghargaan Kapten Terbaik diberikan kepada Samsul Guhir dari Tim Himalaya Possession Lembata. Ia menerima hadiah sebesar Rp7 juta atas kemampuan memimpin tim selama kompetisi berlangsung.
Selain itu, piagam penghargaan juga diberikan kepada Rovinus dari Tim Himalaya Predator Lembata yang berhasil menangkap ikan Tuna Yellowfin dengan berat 17,6 kilogram.
Lembata Fishing Tournament 2026 diharapkan dapat menjadi agenda wisata tahunan yang mampu menarik lebih banyak peserta nasional maupun internasional pada penyelenggaraan berikutnya, sekaligus memperkenalkan potensi wisata bahari Lembata ke tingkat dunia. +++
hosea/sandro.wangak
