Rabat Jalan di RT 06 Lipa Diduga Dikerjakan Asal-asalan

Proyek tersebut diketahui dikerjakan oleh CV Tiara dengan nilai anggaran mendekati Rp100 juta.

KALABAHI – Proyek rabat jalan yang dikerjakan di wilayah Lipa, Kelurahan Kalabahi Tengah, RT 06, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor, menuai sorotan tajam.

Pasalnya, proyek yang dibiayai melalui program PIK Tahun Anggaran 2025 dengan nilai sekitar Rp99 juta itu, kini telah mengalami kerusakan serius meski belum genap satu tahun sejak dikerjakan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Media ini, Wartawan melakukan pantauan di lokasi pada, Jumad, 24 April 2026 menunjukkan kondisi jalan rabat tersebut sudah terkelupas di sejumlah titik.

Bahkan, lapisan campuran semen terlihat tidak lagi menyatu dengan baik, sehingga batu-batu kerikil tampak menonjol di permukaan jalan dan jika turun hujan hampir sepanjang perkerjaan jalan rabat tersebut digenangi air.

Kerusakan ini terjadi sepanjang puluhan meter, membuat kualitas pekerjaan dipertanyakan oleh masyarakat setempat.

Salah satu warga sekitar mengungkapkan kekecewaannya terhadap hasil proyek tersebut. Ia menilai pekerjaan dilakukan tidak maksimal dan diduga tidak sesuai standar teknis.

“Belum sampai satu tahun sudah rusak begini. Semennya terkelupas semua, batu-batu sudah keluar. Ini seperti kerja asal jadi,” ungkapnya.

Proyek tersebut diketahui dikerjakan oleh CV Tiara dengan nilai anggaran mendekati Rp100 juta. Namun, melihat kondisi terkini di lapangan, muncul dugaan bahwa kualitas campuran material maupun proses pengerjaan tidak memenuhi spesifikasi yang semestinya.

Selain itu, lemahnya pengawasan dari pihak terkait juga diduga menjadi faktor penyebab kerusakan dini proyek tersebut.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi teknis segera turun tangan untuk melakukan pengecekan serta audit terhadap proyek tersebut.

Jika ditemukan adanya penyimpangan, warga meminta agar pihak kontraktor maupun pihak terkait dimintai pertanggungjawaban.

Kasus ini kembali menambah daftar panjang proyek infrastruktur di daerah yang diduga tidak dikerjakan secara optimal, sehingga merugikan keuangan negara dan masyarakat sebagai pengguna manfaat.

Robinson Bukang akrabnya disapa Robi ketika dikonfermasi media ini berkaitan dengan pekerjaan rabat jalan puluan meter di Lipa yang sudah terlihat rusak pada, Sabtu, 24 April 2026, mebenarkan pekerjaan tersebut dikerjakan perusahan miliknya.

“Benar, pelaksanaan pekerjaan dikerjakan oleh CV. Tiara. Saya pemilik (Direktur) perusahan ini.Namun dipakai oleh pihak ketiga (Kontraktor) lain, jadi orang lain yang pakai bendera perusahan lakukan pekerjaan rabat jalan itu,” ujar Robi.

Ia juga menjelaskan bawah adanya kerusakan pada badan jalan pekerjaan itu kepada pihak yang gunakan Perusahaannya. Saya juga sudah informasikan kerusakan jalan tersebut kepada pihak kontroktor yang kerja untuk melakukan perbaikan kerusakan pada jalan rabat tersebut namun sampai saat ini belum ada perbaikan, tegas Robi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait.+++


j.k


 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *