SULUH NUSA, LEMBATA – Senin, 18 November 2024 Paket Manis, Marsianus Jawa – Paskalis Laba yang diusung Partai Demokrat dan Partai Gelora menggelar kampanye akbar di Pantai Wulenluo. Ribuan massa pendukung Paket Manis tumpah ruah di Pantai Wulenluo mengikuti kampanye.
Paket Manis dalam kampanyenya menghadirkan artis dari Jakarta untuk menghibur massa pendukung.
Sayangnya, banyak peserta kampanye yang mengaku belum mendapatkan jatah makan.
Mereka yang kebanyakan berasal dari Kedang dan Ile Ape akhirnya memilih mendatangi kediaman Muhamad Nasir (calon wakil bupati Paket Tunas) untuk makan, padahal kampanye masih berlangsung.
Keluarga Muhamad Nasir pun bergerak cepat memasak nasi, sayur marungge dan merebus telur ayam untuk memberi mereka makan.
Mereka datang ke kediaman Muhamad Nasir masih dengan baju kaus bergambar Paket Manis. Bahkan ada mobil yang masih mengantung poster Paket Manis memutar lagu kemenangan Tunas.
Muhamad Nasir bahkan turun tangan langsung melayani mereka untuk makan di kediamannya.
Sejumlah warga yang minta namanya tak diwartakan mengaku mereka sempat singgah makan di kediaman Paskalis Laba (calon wakil bupati Paket Manis). Namun karena nasihnya belum matang benar, akhirnya mereka tidak bisa makan.
Sehingga mereka terpaksa pergi ke lokasi kampanye tanpa makan dan akhirnya mereka singgah di kediaman Muhamad Nasir untuk makan.
Setelah makan, mereka langsung kembali ke Wulenluo untuk mengikuti kampanye akbar Paket Manis. Namun ada pula yang langsung pulang.

Massa Berbondong bondong Dari Pelosok
Lautan manusia membanjiri Kampanye Akbar Paslon nomor urut 5, Marsianus Jawa – Paskalis Laba dalam Pilkada Lembata 2024 yang digelar di Eks Harnus / Wulen Luo Lewoleba. Senin, 18 November 2024.
Paket Nomor 5 Manis, yang diusung oleh Partai Demokrat dan Partai Gelora menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan. Meskipun awalnya dipandang sebelah mata, kini Paket Manis berhasil menarik perhatian publik Lembata dengan antusiasme yang luar biasa, membuktikan bahwa mereka layak diperhitungkan dalam perebutan kursi nahkoda daerah ini.
Asten Kares, Jubir Paket Manis mengatakan bahwa jumlah massa yang hadir dalam kampanye terbuka yang digelar pada hari ini mencapai 20 ribu orang.
“Kami berani mengatakan itu karena angka tersebut diperoleh berdasarkan data yang dihimpun dari masing-masing koordinator desa (kordes) Paket Manis di seluruh Lembata,” Ucap Asten
Lanjutnya, bahwa kampanye ini diikuti oleh 183 kendaraan roda empat dan enam, serta lebih dari 200 kendaraan roda dua yang membawa massa dari berbagai wilayah.
“Kehadiran massa yang mencapai 20 ribu orang, ditambah dengan lebih dari 183 kendaraan yang terlibat, menunjukkan bahwa masyarakat Lembata sangat merindukan sosok pemimpin yang dekat dengan rakyat dan memiliki visi pembangunan yang merata tanpa sekat,” ujar Kares.
Kares menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh simpatisan dan relawan Paket Manis yang telah mendukung dan berpartisipasi aktif dalam kampanye terbuka tersebut.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan yang luar biasa dari semua pihak. Ini adalah bukti nyata bahwa masyarakat Lembata ingin perubahan yang lebih baik, dan Paket Manis hadir untuk menjawab harapan itu,” Ucap Kares
Dengan jumlah massa yang membludak dan dukungan yang terus mengalir, Paket Manis semakin menunjukkan popularitas dan elektabilitas mereka yang terus menanjak, memperlihatkan bahwa mereka tidak bisa lagi dipandang sebelah mata dalam kompetisi menuju kursi Bupati Lembata periode 2025-2030.
Marsianus Jawa Minta Maaf
Calon Bupati Lembata, Partai Demokrat dan Gelora, Marsianus Jawa saat berkampanye menyampaikan permohonan maaf kepada semua Massa Pendukung yang hadir di Wulen Luo.
Marsianus mengungkapkan permohonan maaf karena dirinya dan Paskalis sehingga semua pendukung bisa bisa mengorbankan waktu until hadir.
“Permohonan maaf untuk bapa. Mama semua. Karena kami bapa mama semua mengorbankan waktu untuk hadir di tempat ini. Kami juga memohon maaf karena ada yang sudah sampai di Merdeka tapi tidak dapat makan. Kami atas nama keluarga besar Manis mengucapkan permohonan maaf dan permohonan maaf. Mudah mudahan dimaafkan”, ungkap Marsianus Jawa.
Dia mengungkapkan, dirinya saat tiba di Lembata diterima sebagai anak Lembata karena dirinya berasal dari Nagekeo.
Dia menjelaskan ketika mau maju menjadi Bupati Lembata banyak orang mulai mengataka harus satu suku, harus berasal dari Lembata, harus yang lahir di Lembata harus dari Kedang, Harus dari Ile Ape bahkan harus dari Selatan.
“Apakah setelah menjabat point point itu yang dinilai?”, tanya Marsianus Jawa, yang serentak dijawab pendukungnya Tidak.
Marsianus Jawa memastikan dirinya lebih mencintai Lembata dari pada Nagekeo. Karena banyak pihak yang menyatakan bahwa dirinya berasal dari luar Lembata, maka Marsianus Jawa mengungkapkan senua orang Lembata yang berasal dari Kedang Ile Ape dan Selatan juga Atadei adalah orang tua baginya.
“Saya menganggap bapa mama yang dari Lebatukan, Kedang, Ile Ape , Selatan dan Nubatukan, Atadei adalah Orang tua Saya”, tegas Marsianus Jawa. +++sandro wangak