Kebesa Dipastikan Dapat Jabatan Tapi Masih Ada Eselon III di Lembata Yang Sudah Lima Tahun Nonjob

LEMBATA, SULUH NUSA – Penjabat Bupati Lembata, Marsianus Jawa dikabarkan melakukan mutasi pejabat pimpinan tinggi pratama (PTP) atau eselon dua. Dia memastikan tidak akan ada pejabat PTP yang nonjob. Bahkan, dia berjanji akan mengembalikan pejabat PTP yang sebelumnya sudah dinonjobkan termasuk Stanislaus Kebesa, Mantan Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Lembata. 

 

Selain Stanislaus Kebesa Langoday dan dua nama eselon III lainnya yang disebutkan Penjabat Marsianus, ternyata masih ada nama Eselon II dan III yang sudah nonjob selama lima tahun.

 

Adalah Basilius Boli, eselon II yang dinonjobkaan oleh Mantan Bupati Almarhum Eliazer Yentji Sunur bersama Petrus Ame S. Sos, eselon III B. Keduanya sudah lima tahun nonjob walau dari segi Daftar Urut Kepangkatan memenuhi syarat.

 

Basilius Boli sejak dinonjonkan oleh Eliazer Sunur dari jabatan Kepala Dinas Perhububgan tahun 2017 sampai saat ini masih menjadi staf di Dinas Koperindag.

 

Sedangkan Petrus Ame, eselon III B yang dipindahkan dari Kabid Mutasi ke Kabid Lingkungan Hidup lalu dinonjobkan oleh Eliazer Yentji Sunur masih menjadi staf di Bagian ekonomi pembangunan Setda Lembata.

 

Penjabat Bupati Lembata, Marsianus Jawa kepada wartawan saat Hari Pers Nasional menyebutkan tiga nama eselon III yang akan mendapat jabatan dalam mutasi yang akan digelar oleh dirinya yakni dr. Bernad Beda Punag saat ini menjadi staf biasa di Puskesmas Pada, Stanislaus Kebesa Langoday saat ini menjadi staf di Bagian Ekonomi Pembangunan Setda Lembata dan Patris Punang saat ini menjadi staf di Pol PP.

Menurut beliau, dirinya memperioritaskan yang nonjob dan ASN angkatan 2000 yang belum mendapat jabatan.

 

Stanislaus Kebesa kepada SuluhNusa (weeklyline media network), 10 Februari 2023 mengucapkan terimakasih kepada penjabat Bupati Marsianus karena telah memperhatikan nasib ASN nonjob dan angkatan 2000 yang belum mendapat jabatan.

 

“Tidak bermaksud mendahului, tetapi karena kita mengikuti perkembangan pernyataan Beliau lewat media bahwa mutasi kali ini dilakukan berdasarkan daftar urutan kepangkatan, Saya menyatakan terimakasih karena sudah memperhatikan kami yang nonjob. Dimanapun ditempatkan tetap melaksanakan perkejraan sesuai kepercayaan yang diberikan membantu beliau melaksanakan pelayanan kepada masyarakat”, ungkap Kebesa.

 

Berdasarkan Keputusan Bupati Lembata Nomor 44 Tahun 2022 tentang *Penjatuhan Hukuman Disiplin Berat berupa Pembebasan dari Jabatannya menjadi Jabatan Pelaksana selama Dua Belas Bulan Kepada Saudara Stanislaus Kebesa, S.Sos, MAP yang ditandatangani oleh Bupati Lembata Dr.Thomas Ola, SE,M.Si pada Tanggal 7 Januari 2022.

 

Akhirnya Kebesa Mantan Sekdin Kominfo Lembata di aktifkan kembali bersama beberapa pejabat lain yang juga dibebastugaskan.

 

Mantan Camat Nagawutung, Nubatukan dan Ile Ape ini akhirnya bebas hukuman sejak tanggal 21 Januari 2023.



 

Sebanyak 16 organisasi perangkat daerah yang sudah melakukan job fit (menilai kecocokan pekerjaan).

 

Marsianus Jawa memang sudah memgambil langkah melantik seorang pejabat PTP yang dinonjobkan bupati sebelumnya. Mantan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Lembata, Christian Rimba Raya dilantik Penjabat Bupati Lembata, Marsianus Jawa menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup, pada 30 November 2022 lalu.

 

Christian Rimba Raya sendiri dinonjobkan oleh bupati Thomas Ola, yang meneruskan kepemimpinan Lembata Baru menggantikan mendiang almarhum Eliaser Yentji Sunur. Rimba Raya mengajukan gugatan ke Komisi ASN, sehingga direkomendasikan untuk dikembalikan jabatannya. Namun dia kembali diperiksa, dan dicopot dari jabatannya.

 

Sejumlah pejabat eselon III yang dicopot dan dinonjobkan masih belum dikembalikan posisinya sampai sekarang. Mereka masih menjalankan tugas sebagai staf di sejumlah instansi.

 

Menurut Marsianus, mutasi perlu dilakukan untuk mengisi sejumlah jabatan yang sementara lowong. Namun, tidak semua yang ikut job fit juga perlu dirotasi.

 

Marsianus memastikan tidak akan ada pejabat yang bebas jabatan (non job) dalam proses mutasi saat ini. Dia tidak ingin merusak karier birokrasi seorang aparatur sipil negara (ASN)

 

Ia bahkan akan mengembalikan pejabat yang pernah di-nonjob-kan di masa sebelumnya. Menurutnya, jika seorang pejabat melakukan kesalahan maka ada ranah dalam birokrasi untuk memperbaikinya. Tidak harus di-nonjob-kan.

Ya, “Tidak semua yang ikut job fit harus dirotasi. Yang baik harus dijaga baik. Ada satu dua yang karena kosong jadi harus diisi,” ujarnya, Jumat, 20 Januari 2023.

 

“Saya pastikan tidak ada yang non job karena karier orang perlu kita jaga. Kalau dia salah ya dia punya kesempatan untuk kembali. Lalu, orang yang dinonjobkan saya kembalikan,” lanjutnya.

 

 

Marsianus Jawa memastikan proses mutasi jauh dari kepentingan politik apapun. Sebagai penjabat bupati, dia sendiri tidak punya kepentingan dalam mutasi. Semua dilakukan sesuai dengan kemampuan dan kompetensi pejabat yang terbaik.

 

Semua data mengenai proses mutasi ini juga sudah dikirim ke Gubernur NTT melalui BKD Provinsi NTT,  Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan BKN.

 

Marsianus berjanji akan melakukan pelantikan pada kesempatan pertama setelah mendapatkan persetujuan atau rekomendasi dari BKN. +++sandrowangak

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *