
SULUH NUSA, LEMBATA – Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Lembata melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif bersama 40 peserta perwakilan 10 sekolah yang ada di Kecamatan Nubatukan.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pemilih pemula jelang Pemilu serentak 2024.
Kegiatan dibuka oleh Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Lembata Antonius Irenaeus Lanang.
“Pemilu adalah milik kita bersama,ikuti kegiatan ini dan jadilah pemilih yang cerdas” pesan Aries diawal sambutanya.

Narasumber dalam kegiatan ini berasal dari KPU Lembata yaitu Kepala Sub Bagian Hukum dan SDM, Junaidi Wongso dengan materi “Pemilih Pemula,Cerdas Memilih Untuk Indonesia”
Junaidi yang biasa disapa Edy Wongso ini mengupas tuntas tentang Pemilu mulai dari Pileg, Pilpres dan Pilkada, Lembaga Penyelenggara Pemilu sampai pada pentingnya partisipasi pemilih pemula dan bagaimana menjadi pemilih yang cerdas.
Edy Wongso menjelaskan bahwa penting bagi pemilih pemula untuk berpartisipasi dalam Pemilu mendatang hal ini sebagai wujud tanggungjawab rakyat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dan sebagai wadah menyalurkan aspirasi.
Junaidi mengatakan bahwa dengan datang ke Tempat Pemungutan Suara dan menggunakan hak pilih merupakan bentuk partisipasi Pemilih Pemula.
Edy Wongso dihadapan seluruh peserta menjelaskan bahwa menjadi Pemilih Pemula yang cerdas harus bisa mengetahui beberapa hal diantaranya adalah pertama, kenali dan cermati calon peserta Pemilu, Kedua, pahami visi dan misinya ,ketiga, hindari money politic, Keempat, hindari politik identitas /SARA, Kelima, Hindari berita bohong dan ujaran kebencian dan keenam adalah tentukan pilihan dan jangan golput.
“Sebagai generasi muda, mari berpartisipasi dalam pelaksanaan Pemilu serentak 2024 mendatang karena kedaulatan rakyat ada ditangan rakyat, Pemilih berdaulat negara kuat” Pesan Edy Wongso mengakhiri materinya.
Sementara itu Narasumber internal Bawaslu adalah Yanuarius Uran Koban dalam materinya yang berjudul Pemilih Pemula dan Pemilih muda dalam arahannya mengatakan bahwa dengan hadirnya pemilih pemula dapat membantu Bawaslu menjadi pengawas partsipatif dalam mengawal pemilu.
Yanuarius yang biasa disapa Uran Koban menjelaskan kharakteristik pemilih pemula diantaranya berjiwa muda,bergairah,kritis dan berpengaruh dibidang sosial.
“Sebanyak 20 % dari seluruh pemilih adalah pemilih pemula, gunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya janganlah sampai tidak berarti “ Ujar Uran Koban.
Dalam sesi diskusi diwarnai dengan kuis berhadiah dengan pertanyaan seputar pemilih pemula, antuasias peserta bertanya dan menampilkan yel yel dengan pesan pemilu.
+++Indah Purnama dewi
