suluhnusa.com_Wisata half day, datangkan 400 turis.
Sebanyak 400 turis atau wisatawan asal negara Jerman melakukan perjalanan wisata Half Day (setengah hari=12 jam) di Kupang. Dengan paket wisata Half Day ini, para turis Jerman berkunjung ke Situs peninggalan Kerajaan Koroh atau Kerajaan Baun di Baun, Kabupaten Kupang dan mengunjungi pantai wisata Lasiana di Kota Kupang.
Paket wisata Half Day di Kupang merupakan bagian dari tour wisata turis Jerman mengelilingi negara Indonesia dengan tujuan destinasi utama adalah Pulau Komodo, Labuan Bajo-Kabupaten Manggarai Barat.
Wisatawan asal Jerman ini masuk ke wilayah Indonesia melalui Negara Australia. Mereka melakukan tour wisata menggunakan kapal pesiar bernama MS Europa dan tiba di Pelabuhan Tenau-Kupang, Minggu (23/3/2014) sekitar pukul 06.00 wita.
Selama berada di wilayah Propinsi NTT, perjalanan wisata turis Jerman ini ditangani biro perjalanan wisata Oceania World Travel Kupang.
Owner Oceania World Travel, Yohanes Rumat, SE yang ditemui di Kupang, mengatakan, saat berkunjung ke Kerajaan Baun, para wisatawan Jerman berkesempatan melihat penampilan budaya kerajaan Baun seperti tarian Natoni, proses pembuatan tenun ikat, makanan lokal, serta mendapat informasi tentang sejarah kehidupan Raja Koroh atau kerajaan Baun.
Sementara saat berada di Pantai Lasiana, para wisatawan Jerman disuguhi penampilan maestro Yeremias Pah yang memainkan alat musik Sasando serta adanya tarian adat dan acara lainnya. Para turis Jerman pun berkesempatan menikmati indahnya pemandangan pantai wisata Lasiana.
“Karena waktu terbatas, cuma setengah hari, maka setelah berkunjung ke Pantai Lasiana dan sempat dibawa berkeliling Kota Kupang, pada sore harinya pukul 18.00 wita, para turis Jerman melanjutkan perjalanan wisata mereka berlayar menuju Pulau Komodo di Labuan Bajo.,” kata Rumat.
Penanganan perjalanan wisata 400-am Turis Jerman ini, kata Rumat, sudah dipaketkan biro perjalanan wisata Oceania World Travel sejak tahun yang lalu. Adanya paket tour turis Jerman ini juga merupakan dampak dari suksesnya pelaksanaan Sail Komodo 2013 lalu.
Meski demikian, diharapkan pemerintah terus melakukan upaya pembenahan demi pelaksanaan perjalanan wisata wisatawan mancanegara yang lebih aman dan nyaman di wilayah NTT ini. (saymiliano)
