suluhnusa.com_Agar Prabowo, Calon Presiden dari Partai Gerindra, dapat memperjuangkan kesejahteraan guru dan peningkatan kompetensi guru, pembangunan berbasis lingkungan, pendidikan geografi perlu dihidupkan kembali
Dialah Uskup Atambua, Monsinyur doktor Dominikus Saku, menitipkan pesan Ketua Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto, berupa pesan khusus melalui adik kandungnya yang juga anggota dewan partai ini, Hashim Djojohadikusumo bersama istrinya, Anie Djojohadikusumo.
Pesan khusus Uskup itu meminta agar Prabowo, Calon Presiden dari Partai Gerindra, dapat memperjuangkan kesejahteraan guru dan peningkatan kompetensi guru, pembangunan berbasis lingkungan, pendidikan geografi perlu dihidupkan kembali.
Hal ini disampaikan melalui press release yang dikirim anggota DPR RI dari Partai Gerindra, Ir. Fary Dj Francis, kepada suluhnusa.com25 MAret 2014, pukul 11 siang WITA.
Dijelaskannya, pertemuan bersama Uskup Atambua di Istana Keuskupan Lalian Tolu, Nenuk, Kabupaten Belu, NTT, Kamis (20/3/2014), yang tertutup bagi media.
Hadir dalam pertemuan tersebut Hashim Djojohadikusumo bersama istrinya, Anie Djojohadikusumo, caleg DPR RI Partai Gerindra, Fary Francis, Mario Viera dan Alfons Loe Mau.
Dalam percakapan bersama itu, beberapa pesan Uskup Dominikus, untuk perbaikan pembangunan bangsa, penekanannya pada tiga poin, pertama, kesejahteraan guru dan peningkatan kompetensi guru menjadi kebutuhan prioritas, karena ada banyak guru saat ini belum memahami filosofi apa itu guru.
Kedua, pembangunan berbasis lingkungan menjadi hal penting di saat sumberdaya alam yang semakin rusak dan terus dieksploitasi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
Ketiga, pendidikan geografi perlu dihidupkan kembali untuk rakyat tahu bahwa negara kita besar dan tidak hanya “jago kandang” tetapi bisa tahu wawasan kebangsaan baik itu pemimpin maupun para rohaniawan.
Pada kesempatan itu, Hashim menyampaikan beberapa komitmen partainya kepada uskup, antara lain, program satu miliar rupiah untuk desa, kesejahteraan guru dan membangun rumah sakit di setiap kabupaten.
Sedangkan Fary Francis menyampaikann terima kasih atas pesan dan nasehat Uskup Atambua ini. Pihaknya akan mengawal dan menyuarakannya saat diberi kepercayaan masyarakat nanti.
“Semua elemen harus punya komitmen bersama dalam mendukung seruan moral yang diutarakan pemimpin umat katolik di Keuskupan Atambua ini,” ujar Fary. (felixianusali)

Uskup salah mengarahkan…. domba di wilayah keuskupan bisa semakin tersesat….