Gratis, Sertifikasi 2000 Hektar Tanah

suluhnusa.com_Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Lembata terus berupaya meringkan beban masyarakat terkait sertifikasi tanah pertanian.

Gayung bersambung, program sertifikasi tanah pertanian yang santer dengan nama Prona ini merupakan Program Nasional Pertanahan yang diserahkan ke provinsi Nusa Tenggara Timur.

BPN Lembata sebagai bagian integral negeri ini kebagiaan 2000 bidang tanah yang mesti disertifikasi. Pihak BPN Lembata dengan kemampuan managerialnya telah “mengalokasikan” 2000 hektar tanah yang tersebar di seluruh Lembata untuk mendapatkan sertifikat gratis. Dari 2000 ha tanah ini, terdapat 92 bidang tanah pertanian milik warga Desa Kolontobo Kecamatan Ile Ape.

Pekan lalu, petugas lapangan pengukur tanah dari BPN Lembata Yasinta Lajar dan Yusuf Parera melaksanakan tugas pengukuran di Desa Kolontobo secara tuntas selama tiga hari berturut-turut. Warga setempat memberikan apresiasi karena bagi warga Desa Kolontobo dengan disertifikasinya lahan pertanian berarti bukti autentik kepemilikan tanah dalam bentuk sertifikat tanah telah ada dan kemungkinan tanah tersebut berpindah kepemilikan ke tangan orang lain sangatlah susah.

Stanislaus Tanamerah, selaku Ketua Panitia Prona tingkat Desa Kolontobo kepadasuluhnusa.com mewakili 92 peserta Prona menyampaikan trimakasih kepada BPN Lembata karena dari sekian banyak desa yang berada di Lembata ternyata pihak BPN juga memilih Desa KOlontobo sebagai salah satu desa sasaran program Prona tahun 2013-2014.

“Prona sangat membantu masyarakat yang kurang mampu. Program ini gratis tanpa ada pungutan apapun,” tegas Stanis.

Stanis juga mengharapkan agar program Prona ini tidak hanya berhenti tahun ini saja, tetapi juga tetap dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya karena di Desa Kolontobo masih banyak lahan pertanian masyarakat yang belum memiliki sertifikat tanah.

“Kesulitan utama masyarakat di sini adalah soal finansial. Karena itu kalau ada program yang gratis, ya kami sangat bersyukr,” tegas Stanis.

Pihak BPN Kabupaten Lembata telah banyak melahirkan program pro rakyat, misalnya belum lama ini BPN memiliki program larasati, program sertifikasi tanah perkotaan, program sertifikasi tanah perdesaan dan yang paling diharapkan dan ditunggu-tunggu masyarakat adalah program Prona. Proficiat BPN. (sultan ali grode/vinsen kerong)

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *