Inspektur Jenderal, Pangkat yang layak untuk Merdisyam, Kapolda Sultra

MEDIA WLN – Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi salah satu yang dinaikkan tipe dari B menjadi A.

Kemudian 6 Polda yang dinaikkan menjadi tipe A yakni, Polda Kalimantan Utara, Polda Kepulauan Bangka Belitung, ‎Polda Gorontalo, Polda Maluku Utara dan Polda Papua Barat.

Dengan dinaikan 7 Polda menjadi tipe A, maka pangkat Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) yang semula bintang satu atau Brigjen Pol (BJP), kini secara otomatis menjadi bintang dua atau Irjen Pol.

Kepolisian daerah Sulawesi Tenggara mencatatkan sejarah baru. Menjelang penghujung Ramadan 1441 Hijriah tahun 2020 ini, Polda Sultra resmi memiliki dua perwira tinggi (Pati) berpangkat jenderal. Selain Kapolda, Wakapolda juga menyandang bintang di pundaknya.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan bahwa kenaikan 7 polda dari tipe B ke tipe A, berdasarkan surat telegram Kapolri nomor: 1189/2020 tentang kenaikan tipe 7 polda dari tipe B menjadi tipe A.

Polda tersebut antara lain Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Kalimantan Utara, Bangka Belitung, Gorontalo, Maluku Utara, dan Papua Barat.

Sejarah ini ditorehkan dimasa kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis. Bertepatan dengan hari Kebangkitan Nasional, Rabu 20 Mei 2020, Tri Brata 1 (TB 1), sebutan internal untuk jabatan Kapolri, akan melaksanakan korps raport kenaikan pangkat pati Polda Sultra.

Brigadir Jenderal (Brigjen) Polisi Merdisyam, Kapolda Sultra saat ini, pangkatnya akan dinaikkan satu tingkat menjadi Inspektur Jenderal (Irjen) atau bintang dua. Sementara Komisaris Besar (Kombes) Yan Sultra Indrajaya, Wakapolda naik pangkat menjadi Brigjen Polisi.

Undangan korps raport dua perwira tinggi Polda Sultra ini dikeluarkan, Selasa (19/5/2020) dengan nomor B/1769. Undangan kenaikan pangkat ini ditujukan kepada pejabat utama Polda Sultra dan ditandatangani kepala biro sumber daya manusia (SDM) Polda Sultra, Kombes Sonny Mulvianto Utomo.

Sosok Kapolda Sultra ini berdarah minang kelahiran Jakarta, 04 Mei 1968 tersebut, merupakan pejabat polri yang menduduki jabatan strategis sejak 05 Januari 2018 yang akhirnya sampai menjabat sebagai Kapolda Sultra meraih peraih penghargaan Satyalencana Dwija Sistha dan Satyalencana Kesetiaan 16 tahun.

Sosok humanis

Menurut Koordinator Forum Peduli Nusantara Novan Wutun ,Brigjen Merdisyam sangat layak dan tepat menyabet bintang dua karena sesuai dengan potensi dan kinerja yang selama ini telah di emban olehnya.

“Banyak hal yang telah beliau lalui dan tentu perjuangannya tidak mudah dengan bisa merubah Polda Sultra dari Tibe B ke tipe A,” ungkapnya Wutun.

Kapolri sangat teliti dan selektif dalam menentukan dan mengambil keputusan ini .

Brigjen Merdisyam adalah pribadi yang sangat humanis dan selalu memberikan dorongan terhadap seluruh gerakan yang positif demi kemajuan bangsa.

Diketahui, banyak riwayat jabatan yang telah ia lakoni sejak mengabdi ke institusi polri.

Tahun 2006, Merdisyam memperoleh jabatan sebagai Wakil Kepala(Waka) Polres Bekasi Polda Metro Jaya, tahun 2010 menjabat sebagai Kepala Polres Karawang Polda Jabar, tahun 2013 sebagai Dirintelkam Polda Gorontalo dan jabatan terakhir sebagai Dirsosbud Baintelkam Polri.

Mengawali karir dipendidikan kepolisian, Brigjen Pol Drs, Merdisyam, M.Si merupakan lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia(AKABRI) tahun 1991, Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian(PTIK) 1998, Sekolah Staff Pimpinan(Sespim) 2009 dan menyelesaikan Seleksi sekolah kepemimpinan tinggi (Sespimti) sejak 2015.

Disisi lain, pendidikan kejuruan yang ia tekuni meliputi Bahasa Inggris 1993, PA DAS INTEL 1994, PA DAS BRIMOB 1996, Assessment II dan Kursus Jabatan Kepala Kepolisian Resort (Susjab Kapolres) II pada tahun 2010.***

asis.w.n

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *