Mengenang ibu,
Seperti menyaksikan pelangi di sangkakala.
Ibu adalah ornamen semesta raya.
Aura seorang ibu menyiratkan sepotong senja,
Setelah seharian dikerjain waktu,
Namun selalu menawarkan keindahan di ujung penat.
Mengingat ibu,
kita sedang melihat kaul kekal kehidupan
Menelpon ibu,
kita menyaksikan kelembutan hati.
Melihat foto ibu,
Kita menemukan kemuliaan semesta.
Kusapa dirimu lalu kujabat tangannmu,
Memelukmu dalam hangat semangat.
Agar kita tidak saling menyakiti,
Agar kita tidak sedang menghina ibu kita masing-masing.
Karena Ibu adalah Indonesia Raya.
Benediktus Bere Lanang