KALABAHI — Persaingan menuju babak delapan besar Turnamen Budi Artha Mandiri Cup 2026 semakin panas.
Dua laga babak 16 besar yang berlangsung di Stadion Batunirwala, Kamis (13/8/2026), menghadirkan drama berbeda.
Roda FC asal Dulolong harus mengubur ambisinya setelah takluk 1-2 dari Baranusa FC dalam pertandingan sengit.
Sementara tuan rumah Budi Artha FC tampil perkasa dengan menghantam Gerbang Barat (Gebar) FC tiga gol tanpa balas.
Roda FC sebenarnya mengawali pertandingan dengan sangat baik. Baru tujuh menit laga berjalan, penyerang Muhajirin berhasil memanfaatkan blunder penjaga gawang Baranusa FC untuk membawa tim asal Dulolong unggul 1-0.
Namun, Baranusa FC yang berasal dari Pantar Barat tidak tinggal diam. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-14.
Juna Bara sukses menyundul bola hasil umpan silang Sahril Bara dan mengubah skor menjadi 1-1. Kedudukan tersebut bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung terbuka. Kedua tim silih berganti menciptakan peluang.
Drama terjadi pada menit ke-36. Sahril Bara menjadi mimpi buruk bagi Roda FC setelah mencetak gol spektakuler melalui tendangan salto dari dalam kotak penalti. Gol tersebut membawa Baranusa FC berbalik unggul 2-1.
Roda FC mencoba mengejar pada sisa pertandingan. Sejumlah peluang emas berhasil diciptakan, tetapi buruknya penyelesaian akhir membuat tidak ada tambahan gol hingga peluit panjang berbunyi.
Baranusa FC pun memastikan tiket ke babak delapan besar dengan kemenangan 2-1
Pada pertandingan kedua, tuan rumah Budi Artha FC tampil dominan saat menghadapi Gebar FC.
Adi Peso menjadi aktor utama kemenangan 3-0 tersebut setelah mencetak hattrick sekaligus membawa Budi Artha FC melangkah ke babak delapan besar.
Budi Artha FC langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan.
Menit ke-8, Adi Peso membuka keunggulan melalui tendangan voli di depan mulut gawang Gebar FC.
Gebar FC berusaha memberikan perlawanan dan mencari gol penyeimbang. Namun, sejumlah peluang yang diperoleh tidak mampu dikonversi menjadi gol.
Memasuki menit ke-28, Adi Peso kembali mencatatkan namanya di papan skor. Ia memanfaatkan bola liar setelah terjadi kesalahan di lini pertahanan Gebar FC untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Mereka bangkit dan memperkecil ketertinggalan. Namun, penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat upaya mereka kembali kandas.
Adi Peso justru kembali menghukum pertahanan Gebar FC.
Pada menit ke-46, tembakan keras dari luar kotak penalti meluncur deras dan merobek gawang Gebar FC untuk kali ketiga.
Hattrick Adi Peso memastikan kemenangan telak 3-0 bagi tuan rumah Budi Artha FC.
Hasil tersebut sekaligus mengantarkan Budi Artha FC ke babak delapan besar Turnamen Budi Artha Mandiri Cup 2026.
Dengan tambahan tiga gol tersebut, koleksi Adi Peso kini mencapai enam gol. Ia pun untuk sementara memimpin daftar top skor turnamen.
Dua laga, dua cerita: Roda FC harus angkat koper setelah perjuangan kerasnya dihentikan Baranusa FC, sementara Budi Artha FC terus melaju dengan ketajaman Adi Peso.
“Bersama Budi Artha Membangun Kemandirian NTT.”+++
j.k
