Senja Untukmu

Bersantai di tepi pantai
Memandang dunia yang terdiri dari waktu
Memandang bagaimana ruang dan waktu bersekutu
Menjelmakan alam ini untukku

Di bibir bumi ini
Semesta adalah sapuan warna keemasan
Dan lautan adalah cairan logam
Meski buih pada debur ombak menghempas tetap putih seperti kapas
Dan langit tetap saja ungu

Angin masih saja basah dan lembab
Pasirpun tetap saja hangat
Ketika kususupkan kakiku ke dalamnya

Lantas senja dan cahaya gemetar
Keindahan berkutat melawan waktu
Dan tiba-tiba aku teringat padamu
Berangkali senja ini bagus untukmu

Kupetik senja itu dan segera kukantongi
Kuselipkan senja itu pada lelapmu
Menyelinap ke dalam alur mimpimu
Dan kubisikan aku menyayangimu

 

Benediktus Bere Lanan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *