IDEP dan Barakat Launching Buku Muru dan Gelar Sekolah Adat di Lokasi OPPA OMMA Todanara

Pemkab Lembata melalui OPD terkait melihat Potensi Desa Todanara sebagai potensi yang dikembangkan bersama sebagai lokasi pendidikan, lokasi wisata budaya...

LEWOLEBA – IDEP Selaras alam bekerjasama dengan LSM Barakat menggelar sekolah adat dan launching Buku Muru melibatkan anak sekolah dan masyarakat Desa Todanara.

Kegiatan pembelajaran berlangsung di Tempat pembelajaran Oppa Omma (Oring Paus Peguyupan Adat Oring Muro Masyarakat Adat), Masyarakat Adat Lewohala, Desa Todanara Kecamatan Ile Ape Timur, pada Selasa, 3 November 2026.

Bertemakan “Merawat Pengetahuan, Menjaga”, Masyarakat Adat Lewohala perkenalkan tradisi, adat istiadat dan asal usul sejarah Desa Lewuhala kepada siswa siswi Desa Todanara dengan narasumber Belen Raya Lewuhala Elias Keluli Making dan Stef Lodan Making.

Direktur Barakat, Benediktus Bedil Pureklolon, menjelaskan LSM Barakat dan IDEP hadir untuk membuka ruang  komunikasi dan penghargaan terhadap kearifan lokal. Mereka hadir tidak untuk mengintervensi tetapi melihat apa yang telah dikerjakan bersama.

“OPPA OMMA ini ruang belajar bagi generasi muda. Pada Zona satu  ada tutur masyarakat adat. Zona dua ada ruang belajar dan praktek pertanian cerdas iklim. Dan zona tiga ada rumah balela, generasi muda dan masyarakat tentang muru, Laut memiliki kehidupan. Sebab Manusia adalah bagian penting dari ekosistem laut”, ungkap Ben Bedil. 

Dalam kesempatan itu, Benediktus mengungkan peluncuran Buku Muru Pengetahuan yang selama ini hidup bersama masyarakat. Sementara lokasi OPPA OMMA menjadi tempat tukar pengetahuan dan  dialog tentang kearifan, juga menjadinlokasi penelitian karena kekayaan mangrove dan hasil laut di lokasi Muru.

Ia mengajak pemerintah Kabupaten Lembata melalui OPD terkait untuk melihat Potensi di Desa Todanara sebagai potensi yang harus dikembangkan bersama baik sebagai lokasi pendidikan, lokasi wisata budaya dan bahari.

Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi dan terimaksih kepada IDEP dan LSM Barakat karena sudah memanfaatkan aset milik pemerintah Daerah Kabupaten Lembata ini.

Bupati Kanis mengungkapkan pihaknya memberikan dukungan penuh dan berkomitmen untuk mereplikasi pertanian cerdas iklim ini untuk pengembangan jagung pulut, mendukung jagung titi baleo.



Pada kesempatan itu Direktur LSM Barakat, Benediktus Bedil  menyerahkan buku tentang Muru kepada Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq , Anggota DPRD Lembata,  Camat Ile Ape Timur, Itong Making, Kepala Desa Todanara, Fransiskus Boli dan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Lembata, Anselmus Asan Ola. +++


sandro.wangak


 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *