LEWOLEBA – Jajaran pengurus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Lembata memberikan apresiasi atas kerja gotongroyong masyarakat Desa Lodotodokowa dan aparat TNI yang sukses membangun tiga Jembatan Garuda secara bersamaan di Desa Lodotodokowa, Kecamatan Nubatukan.
Kesuksesan ini sebagai bentuk dukungan nyata dalam membantu menyukseskan program pemerintahan Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum Partai Gerindra.
Hal ini disampaikan Anggota DPRD Lembata, David Vigis usai mebnghadiri peresmian 2500 jembatan Garuda bleh Presiden Prabowo di Desa Lodotodokowa, 13 Augustus 2026.
Menurut Vigis kerjasama TNI dan warga ini bukti nyata TNI dan masyarakat saling membutuhkan untuk mewujudkan pembangunan di Indonesia.
“Kehadiran TNI di tengah masyarakat kembali diwujudkan melalui karya nyata ini. Kehadiran jembatan ini menyentuh langsung kebutuhan warga. Saya mewakili patria Gerindra dan sebagai anggota DPRD Lembata memberi apresiasi dan terimakasih kepada Dandim Flores Timur bersama anggota yang bersedia melanjutkan kehendak dan keinginan bapa presiden yang adalah ketum umum kami dalam membantu masyarakat kecil di pedesaan,” ungkap Vigis.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur bukan semata-mata menghadirkan sarana fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun serta meningkatkan kesejahteraan.
“Kita lihat sendiri bahwa kita adalah bangsa yang bersatu, bergotong royong antara masyarakat dengan TNI Polri dalam menyelesaikan program ini dan nantinya satu tujuan untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia seperti yan disampaikan bacak Presiden RI Prabowo Subianto tadı,” ucap Vigis.
Selain itu ia juga menyampaikan terimakasih kepada Bupati Lembata, P. Kanisius Tuas dan masyarakat Lodotodokowa yang sudah memberikan dukungan nyata dalam membantu pemerintahan presiden Prabowo Subianto.
Usai peresmian bleh Presiden Prabowo dilanjutkan dengan launching langsung oleh Komandan Kodim 1624/Flores Timur, Letkol Inf. Erly Merlian, S.I.P., didampingi Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq, S.P.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Pabung Kodim 1624/Flores Timur Kapten Inf. Paulus Kedang, Kabag SDM Polres Lembata, Camat Nubatukan, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lembata, anggota DPRD Kabupaten Lembata Dapil I, Danramil 1624-03/Lembata Kapten Inf. Ahmad Setiaji, Danramil 1624-07/Balauring Peltu Michael Dasion, Pasiter Kodim 1624/Flores Timur Kapten Inf. Ismail Ratuloli, jajaran Koramil 1624-03/Lembata, aparat desa, anggota Pospol Lebatukan, Linmas, insan pers serta masyarakat Desa Lodotodokowa.
Dalam sambutannya, Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas perhatian terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah pelosok.
“Atas perhatian kepada kami masyarakat yang berada di pelosok-pelosok desa melalui pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini, kami menyampaikan salam hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ujar Bupati.
Bupati juga mengapresiasi jajaran Kodim 1624/Flores Timur bersama masyarakat Desa Lototodokowa yang telah bergotong royong menyelesaikan pembangunan jembatan.
Menurutnya, pembangunan tersebut merupakan bukti nyata kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam menjawab kebutuhan dasar berupa akses transportasi dan konektivitas antarwilayah.
Bupati mengungkapkan pembangunan jembatan dilaksanakan melalui kerja bersama selama kurang lebih tiga bulan. Ia berharap semangat pembangunan infrastruktur di wilayah pelosok terus dilanjutkan, terutama terhadap sejumlah akses yang hingga kini masih mengalami kendala.
“Kami berharap ke depan daerah-daerah pelosok di Kabupaten Lembata yang belum bisa diakses maupun jembatan yang terputus dapat segera diperbaiki,” katanya.
Ia juga menyinggung kondisi Jembatan Pabokol yang hingga kini masih mengalami kerusakan. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi kendala bagi masyarakat, khususnya ketika musim penghujan tiba.
Sementara itu, Komandan Kodim 1624/Flores Timur Letkol Inf. Erly Merlian mengatakan pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari pengabdian TNI kepada masyarakat melalui kegiatan karya bakti.
Ia menjelaskan, Kodim 1624/Flores Timur memiliki wilayah kerja yang mencakup dua kabupaten, yakni Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Lembata.
“Selama ini komunikasi dengan Bapak Bupati lebih banyak dilakukan melalui telepon. Hari ini kita bisa bertemu dan bertatap muka langsung dalam acara peresmian jembatan ini,” ujar Dandim.
Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut tidak hanya mengandalkan tenaga personel TNI, tetapi juga mendapat dukungan kuat dari masyarakat Desa Lodotodokowa.
Dandim mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat yang bersama-sama membantu percepatan pembangunan infrastruktur tersebut.
“Dalam waktu yang begitu singkat, sekitar satu setengah bulan, masyarakat mampu bersama-sama menyelesaikan tiga jembatan sekaligus. Kami sangat mengapresiasi kerja keras masyarakat Desa Lototodokowa,” katanya.
Ia berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, bahkan hingga generasi berikutnya.
“Jaga dan rawat infrastruktur ini agar dapat digunakan sampai anak cucu kita ke depannya,” pesannya.
Rangkaian kegiatan peresmian kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti, foto bersama, penyerahan bantuan paket sembako, doa penutup dan santap siang bersama.
Kegiatan yang mengusung semangat “Negara Hadir untuk Rakyat” tersebut juga menjadi bagian dari Launching 2.500 Titik Jembatan Garuda dan 3.000 Titik Air Bersih.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 12.50 WITA. Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda diharapkan tidak hanya menjadi infrastruktur penghubung, tetapi juga membuka akses mobilitas masyarakat, memperlancar aktivitas sosial dan ekonomi, serta memperkuat konektivitas warga di wilayah pelosok Kabupaten Lembata.+++
sandro.wangak
