suluhnusa.com_Kapolda NTT memberikan perhatian serius pada Kasus kematian Linus Notan. Walau salah satu saksi kunci Kasus dugaan pembunuhan Linus Notan sudah mati di Polres Lembata, tidak berarti kasus Linus Notan terhenti.
Bahkan dengan kematian Gaspar Molan semakin mempercepat proses pengusutan kasus Linus Notan Sampaiu tuntas. Hal ini disampaikan Kapolda NTT, Endang Sunjaya melalui salah satu anggota tim penyidik Kasus Linus Notan, saat bertemu dengan perwakilan keluarga Linus Notan di Lewoleba, beberapa waktu lalu.
Endang Sunjaya, yang juga Kapolda NTT sudah memerintahkan kepada tim yang saat ini berada di Lembata, untuk tidak boleh pulang ke Kupang kalau kasus Linus Notan belum tuntas.
“Kami diperintahkan untuk tidak akan pulang kalau kasus Linus Notan belum tuntas. dan sejak kami di Lewoleba, kami sudah bekerja maratahon agar kasus ini bias cepat terungkap. Ini perintah kapolda langsung bahwa, kami tidak boileh pulang, kalau kasus Linus Notan masih gantung,” ungkap sumber tersebut.
Pernyataan ini juga di sampaikan langsung oleh Kapolda NTT, Endang Sunaya di hadapan Aktivios AMPKK yang melakukan aksi damai ke Mapolda NTT. Mereka menuntut agar kasus Linus Notan dan Gaspar Molan segera di tuntaskan.
Ada lima pernyataan Kapolda kepada perwakilan AMPKK yang bertemu dengan dirinya saat itu yakni;
Pertama, Untuk kasus pembunuhan Linus Notan Kapolda sudah menurunkan Tim pada tanggal 30 Januari ke diketuai oleh Gede Nilla, Haryanto Sakbahan dan Roland sudah pulang ke Kupang dengan pesawat, Minggu, 1 Februari 2015 pagi.
Kedua, Setelah tim pulang dini hari tanggal senin, 02/02/2015 saksi kunci pembunuhan Linus Notan sekaligus diduga salah satu pembunuhan Linus Notan yang sejak tanggal 22 oktober 2014 mengamankan diri di Polres Lembata ditemukan tewas dalam ruang identifikasi.
Ketiga, Terkait kasus ini menurut kapolda ia sudah menurunkan tim siang itu juga tanggal 2 februari 2015 yaitu tim Reskrim Polda, Tim Dokter dan propam untuk mengungkapkan apakah saksi kunci itu bunuh diri atau digantung. Dan tim tresebut langsung ditugaskan untuk segera menyelesaikan kasus pembunuhan Linus Notan dan gantung diri Gaspar Molan dan Tim tersebut tidak boleh pulang kalau kasus ini belum terungkap menurut kapolda ada banyak kejanggalan dalam kasus ini.
Keempat; Kapolda juga berjanji untuk menuntaskan segala persolan hukum yang ada di Lembata selama ini mandek
Kelima; Terkait salah satu tuntuan aksi yang meminta kapolda mencopot kapolres dan kasat reskrikim lembata, kapolda berjanji akan sesegea mungkin akan menindakinya.(igo making)
