Bersama Ribuan Guru, Bupati dan Wakil Bupati Flores Timur Jemput Jenasah Rosalia Sogen Dengan Lagu Himne Guru

LARANTUKA – Lagu Himne Guru menggemah di Bandara Gewayan Tanah saat peti jenasah Rosalia Rerek Sogen diangkat dari pesawat menuju Ambulance di Bandara Gewayan Tanah Kota Larantuka.

Jenasah Rosalia Rerek Sogen, korban kekerasan KKB OPM di Yahukimo tiba di Kota Larantuka, Kabupaten Flores Timur, NTT, 25 Maret 2025.

Jenasah diterbangkan dari Jayapura dan tiba di bandara Gewayan Tanah Kota Larantuka, Pkl. 15.30 wita.

Kedatangan jenasah Rosalia, guru matematika yang mengabdikan diri di Kabupaten Yahukimo ini disambut isak tangis keluarga dan ribuan guru guru di Kabupaten Flores Timur yang sejak pagi sudah menunggu.

Pantauan media ini, Anton Doni Dihen, Bupati Flores Timur, Wakil Bupati Flores Timur, Ignas Uran dan Ketua DPRD Flores Timur Albert Sinuot juga menjemput jenasah Rosalia di Bandara dan selanjutnya diantar ke Kampung Lewotala, Desa Bantala, Kecamatan Lewolema.

Sore ini, langit di Bandara Gewayan Tanah murung sekali. Banyak orang berdatangan dengan wajah yang murung pula. Mereka ingin menjemput jenazah Ibu Guru Rosalina Rerek Sogen yang menjadi korban penyerangan dan pembakaran KKB terhadap SD YPK Anggruk di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan pada Jumat (21/3/2025).

Ada Bupati dan Wakil Bupati Flores Timur. Ada juga juga Ketua DPRD kabupaten Flores Timur beserta barisan Forkompindo. Ada lagi perwakilan Pemerintah Daerah Kabupaten Yahukimo. Ada juga pihak keamanan. Dan juga Bapak/Ibu guru anggota PGRI Kabupaten Flores Timur yang hadir mengenakan seragam batik PGRI. Pun masyarakat Flores Timur.

Langit semakin murung ketika jenasah tiba dan diarak ke mobil ambulance dan diiringi lagu himne guru. Lirik-lirik lagu himne guru menemani jenasah pahlawan tanpa tanda jasa. Semua orang larut dalam kesedihan yang manunggal karena perginya seorang pahlawan tanpa tanda jasa di tempat tugas dengan cara yang mengenaskan.

Rombongan manusia mengiringi jenasah alhamruma dari Bandara Gewayan Tanah menuju Kantor Bupati. Siswa-siswi berdiri di tepi jalan sembari memegang foto almahrum.

Jenasah kemudian di bawa ke Kantor Bupati untuk serah terima jenasah dari Pemerintah Daerah Kabupaten Yahukimo kepada Pemerintah Kabupaten Flores Timur. Kemudian dilanjutkan dengan serah terima jenasah kepada pihak keluarga.

Rombongan manusia memadati jalan raya dan mengantar jenasah hingga ke rumah di Desa Bantala, Kecamatan Lewolema. Ian Guru Rosalina telah pulang ke rahim ibunya, rahim pertiwi, tanah ketubannya.

Iring iringan kendaraan roda dua dan roda empat terlihat mengular saat jenasah Rosalia diantar ke kampung halamannya.

Proses pemulangan jenasah Rosalia atas permintaan orangtua korban dan desakan berbagai pihak termasuk Gubernur NTT, Melkiades Lakalena.

Keluarga Besar Flobamora di Papua, terutama Paguyuban Tungku Flores Timur di Jayapura, sangat berduka atas meninggalkan Rosalia Rerek Sogen, guru SD yang jadi korban serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Stanis Hike, salah satu unsur dari Paguyuban Tungku Flores Timur di Jayapura, mengatakan pihaknya telah melihat langsung jenazah Rosalia di RS Marthen Indey, sudah divisum sebelum dikirim pulang ke kampung halaman di Lewotala Flores Timur.

Dikatakan, Pengurus Lewolema bersama keluarga telah berdiskusi dengan pihak-pihak yang berkompeten (Pemda/Wakil Bupati Yahukimo dan Ketua Yayasan Serafim), disepakati jenazah akan diantar ke kampung didampingi oleh Perwakilan Pemda, Yayasan dan pihak keluarga.

Rosalina Sogen, seorang guru asal Kabupaten Flores Timur, NTT, tewas oleh serangan Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Yahukimo, Papua Pegunungan, Jumat, 21 Maret 2025.

Sehari sebelum insiden terjadi, Rosalina sempat melakukan kontak terakhir dengan keluarganya.

“Telepon hari Kamis. Tanya kabar, dia bilang bulan Mei dia pulang,” ujar sepupu Rosalina, Nelson Sogen, dilansir detikBali, Senin (25/3/2025) sore.

Rosalina Sogen awalnya bercita-cita menjadi seorang suster dalam Gereja Katolik. Namun, keinginan itu tidak mendapat restu dari sang ayah, Agustinus Ehak Sogen, yang melihat putrinya memiliki kemampuan akademik yang tinggi.

“Bapa tidak punya harta, tapi bapa utang pun terjual untuk kau (Rosalina) jadi sarjana. Sehingga suster saya tidak mau,” kata Agustinus di kediamannya.

Pada Kamis (20/3/2025), sehari sebelum kejadian, Rosalina kembali menghubungi keluarganya. Ia mengungkapkan rencana untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S2.

“Saya beri tahu mamanya (Valentina Weli Hewen), uang tidak ada ini bagaimana,” ujar Agustinus.


Lagu Himne Guru menggemah di Bandara Gewayan Tanah saat peti jenasah Rosalia Rerek Sogen diangkat dari pesawat menuju Ambulance di Bandara Gewayan Tanah Kota Larantuka.

Diberitakan sebelumnya, tindakan penyerangan yang dilakukan oleh KKB OPM yang menewaskan satu orang dan enam orang luka di Yahukimo, dikecam oleh berbagai pihak. Keluarga Guru Rosalia Rerek Sogen dan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Lakalena, mengutuk keras tindakan biadab KKB OPM ini.

Yogen Sogen, salah satu keluarga Rosalia Rerek Sogen mengungkapkan sebagai warga NTT dan keluarga korban, dirinya mengutuk keras tindakan KKB OPM dengan  aksi biadabnya menghilangkan nyawa Rosalia Rerek Sogen.

“Kami mengutuk keras tindakan KKB-OPM dengan aksi biadabnya menghilangkan nyawa saudari kami (Rosalia Rerek Sogen-red) yang mengabdi di Yahukimo”, kecam Yogen.

Keluarga tidak menyangka tindakan brutal KKB OPM merenggut nyawa Rosalia yang juga saudarinya.

“Perlu kami pertegas, saudari kami adalah warga sipil yang datang ke Papua untuk mengabdi dan membangun generasi tanah Papua. Di tangannya hanya pena dan buku, bukan senjata. Saudari kami bukan agen intelijen seperti yang diklaim oleh KKB-OPM. Kami mengutuk aksi biadab ini dan meminta kepada negara mengusut secara tegas kejahatan ini”, tegas Yogen, 23 Maret 2025.


Di Tangan Rosalia Hanya Pena dan Buku Bukan Senjata, Gubernur NTT Siap Pulangkan Jenasah Korban


Kecaman dan kutukan atas tragedi kemanusiaan ini juga datang dari Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Lakalena. +++sandro.wangak/amber.kabelen

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *