LEMBATA, SULUH NUSA – POLEMIK tentang nama nama Penjabat Bupati Lembata yang masuk daftar usulan DPRD Lembata menemui titik terang. Semua Fraksi di DPRD Lembata bersepakat menyodorkan tiga nama dalam daftar usulan. Dengan begitu permainan politik untuk mengerucut satu nama dalam daftar usulan menjadi tidak kesampaian.
Ketua DPRD Lembata, Petrus Gero menampik permainan politik yang mengerucut usulan satu nama. Ia mengatakan dirinya sudah melakukan konsultasi ke Menteri Dalam Negeri dan petunjuknya DPRD juga memiliki kewenangan untuk usul nama nama Penjabat Bupati Lembata.
“Kami, DPRD diberi ruang dan kewenangan oleh Mendagri untuk mengusulkan nama. Saya baru selesai konsultasi. Jadi kami akan gelar rapat pimpinan DPRD diperluas untuk mendapatkan input nama nama yang layak masuk dalam daftar usulan seusai aturan”, ungkapnya kepada SuluhNusa melalui telepon usai konsultasi dengan Mendagri beberapa hari lalu.
Gero mengungkapkan, tidak benar kalau ada permainan untuk mengusulkan satu nama karena petunjuk Mendagri DPRD harus mengusulkan tiga nama. DPRD diberi batas waktu untuk mengusulkan nama nama Penjabat sampai tanggal 6 April 2023.
Demikian juga dengan batas waktu usulan yang diberikan kepada Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat.
Sekretaris DPD II Partai Golkar Lembata, Piter Bala Wukak, sekaligus Juru Bicara, ketika menghubungi SuluhNusa, 3 April 2023 menjelaskan setelah melalui dinamika yang alot dalam rapat internal, akhirnya Partai Golkar bersepakat mengusulkan tiga nama.
“Jadi melalui rapat di Partai Golkar bersama Fraksi kami memutuskan tiga Nama yaitu Marsianus Jawa, Paskalis Ola Tapo Bali dan Linus Lusi . Pertimbangan masuknya Linus Lusi karena beliau juga salah satu Putra Daerah Lembata yang saat ini sebagai Kadis PKO Propinsi”, ungkap Bala Wukak.
Usulan yang sama juga dilakukan oleh Fraksi PAN-PPP. Hasan Baha, yang ditemui SuluhNusa di ruangan Fraksi menjelaskan alasan Fraksi PAN-PPP mengusulkan Linus Lusi, Kepala Dinas PKO Provinsi NTT karena memenuhi syarat sesuai ketentuan.
“Kita sudah bangun komunikaai dengan tiga nama itu. Pa Marsianus Jawa, Pa Paskalis Ola Tapo Bali dan Linus Lusi. Nomor urut pertama pa Marsianus Jawa”, ungkap Baha.
Sementara itu Fraksi Gerindra dari Komunikasi yang dibangun, bersepakat mengusulkan tiga nama dalam rapat Pimpinan DPRD Lembata diperluas.
Ketua Fraksi Gerinda Paulus Makarius Dolu, mengungkapkan nama nama yang masuk dalam usulan Fraksi Partai Gerindra adalah Marsianus Jawa diurutan pertama, urutan kedua Paskalis Ola Tapo Bali dan urutan ketiga Linus Lusi.
“Fraksi Gerindra mengucapkan banyak terimakasih atas kesediaan 3 Figur Pejabat ini. Ini merupakan Panggilan Pengabdian membangun Kerajaan Allah dari Dunia Fana ini. Fraksi cuma memfasilitasi panggilan ini. Dari tiga yang dipanggil hanya satu yang akan terpilih merupakan bagian dari Karya Tuhan melalu Fraksi dan Lembaga DPRD”, ungkap Dolu filosofis.
Fraksi PDIP juga mengusulkan tiga nama tersebut. Informasi yang dihimpun SuluhNusa di ruangan Fraksi PDIP, terdapat tiga nama yang masuk dalam usulan.
Tiga nama yang sama juga diusulkan oleh Fraksi Partai Nasdem-PKS. Hanya saja yang berbeda dalam daftar urutan Fraksi Nasdem-PKS menempatkan Paskalis Ola Tapo Bali dalam pada urutan pertama, urutan kedua Marsianus Jawa dan urutan ketiga Linus Lusi.
Dan Fraksi Partai Demokrat pun sepakat mengusulkan Marsianus Jawa, Paskalis Tapobali dan Linus Lusi.
Fraksi Demokrat menempatkan Marsianus Jawa pada urutan pertama. Paskalis Ola Tapobali pada urutan kedua dan Linus Lusi menempati daftar urutan ketiga.
Tiga nama ini diusulkan menjadi calon Penjabat Bupati Lembata menyusul akan berakhirnya masa tugas Marsianus Jawa sebagai Penjabat Bupati Lembata pada Mei 2023 mendatang. +++sandrowangak
