suluhnusa.com_Dalam hal pencapaian suatu tujuan di perlukan suatu perencanaan dan tindakan nyata untuk dapat mewujudkannya, secara umum bisa di katakan bahwa Visi dan Misi adalah suatu konsep perencanaan yang di sertai dengan tindakan sesuai dengan apa yang di rencanakan untuk mencapai suatu tujuan.
“Kita berjuang untuk kesejahteraan rakyat karena kita di Denpsar barat heterogen, salah satu visi misi adanya menghormati keberagamaan kalau detailnya banyak berjuang untuk masyarakat untuk kepentingan umum,.”ungkap I.B Kompiang Wiranata, SE, kepadaWEEKYLINE.NET 7 Maret 2014.
Bahwa sesungguhnya cita-cita luhur untuk membangun dan mewujudkan Indonesia yang merdeka, berdaulat, bersatu, demokratis, adil, dan makmur serta berkeadaban dan berketuhanan sebagaimana termaktub dalam Pembukaan UUD 1945 merupakan cita-cita bersama dari seluruh rakyat Indonesia.
Sebagai Partai Ideologis berasaskan Pancasila 1 Juni 1945, PDI Perjuangan berperan aktif dalam usaha-usaha untuk mencapai cita-cita bersama di atas. Untuk itu, PDI Perjuangan berketetapan menjadi alat perjuangan dan pengorganisasian rakyat. Sebagai alat rakyat, PDI Perjuangan bertugas untuk Pertama, mewujudkan amanat penderitaaan rakyat sebagaimana termaktub dalam cita-cita Negara Proklamasi 17 Agustus 1945.
Kedua, menjaga dan melaksanakan Pancasila 1 Juni 1945 sebagai dasar dan arah berbangsa dan bernegara sebagai sumber inspirasi dan harapan bagi rakyat sebagai norma pengatur tingkah laku kebijakan, kelembagaan dan anggota partai dan sebagai cermin dari keseluruhan jati diri partai.
Ketiga, mengantarkan Indonesia untuk berdaulat dalam bidang politik, berdikari dalam bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan sebagai syarat-syarat minimum bagi perwujudan cita-cita bersama bangsa di atas.
Dalam perjuangan mewujudkan cita-cita bersama bangsa, PDI Perjuangan melaksanakannya melalui pengorganisasian dan perjuangan rakyat untuk mencapai kekuasaan politik dan mempengaruhi kebijakan dengan cara-cara damai, demokratis, dan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Mewujudkan cita-cita proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 sebagaimana dimaksud dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945; Membangun masyarakat Pancasila 1 Juni 1945 dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merdeka, berdaulat, bersatu, demokratis, adil, dan makmur menghimpun dan membangun kekuatan politik rakyat, memperjuangkan kepentingan rakyat di bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya secara demokratis, dan berjuang mendapatkan kekuasaan politik secara konstitusional guna mewujudkan pemerintahan yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
Menjadi alat perjuangan guna membentuk dan membangun karakter bangsa, Mendidik dan mencerdaskan rakyat agar bertanggung jawab menggunakan hak dan kewajibannya sebagai warga Negara, menghimpun, merumuskan, dan memperjuangkan aspirasi rakyat dalam merumuskan dan menetapkan kebijakan Negara menghimpun, membangun dan menggerakkan kekuatan rakyat guna membangun masyarakat Pancasila, dan Melakukan komunikasi politik dan partisipasi politik warga negara.
Pemilu kini tengah sibuk menyeleksi kader mereka sendiri serta tokoh dari luar partai, yang bisa dicalonkan menjadi anggota legislatif di pusat, provinsi dan kabupaten. Dan tampaknya dalam Pemilu kali ini, bukan cuma persaingan antar partai saja yang sengit, persaingan antara kader merebut tiket Caleg juga bakal kian panas.
“Kita paling siap untuk pemilihan ini mengenai pesiapan maksudnya siap bertarung dengan dinamika dengan tarung bebas baik moril maupun materil berani berkorban,” Guskowi.
Pada Pemilu 2009 jumlah partai 38, kali ini cuma 12 partai. Ribuan politisi dari pusat hingga ke daerah berebutan masuk ke 12 partai itu. Kader-kader partai politik yang tidak lolos menjadi peserta Pemilu masuk ke partai lain.
Bahkan ada pula partai yang mengakusisi partai-partai yang tidak lolos itu. Akusisi itu tentu saja menambah jumlah kader mereka, baik di pusat, provinsi maupun kabupaten. Mesin partai memang bisa besar. Tapi persaingan internal juga bisa sengit.
Caleg DPRD kota Denpasar dapil Denpasr barat 1 dengan wilayah pemilihan kelurahan pemecutan, Desa Tegal kertha, kelurahan Padang sambian, Desa padang sambian klod, padang sambian kaja. (habib)
