Kenapa Harus Husen Tolang?


Kesederhanaan inilah yang membuat Haji Husen Tolang, SH, M.Pd diterima dan dicintai di kalangan Gunung-Pantai, sebagai Tokoh Nasional Religius yang mencintai perbedaan, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Pancasila dan menghormati nilai-nilai adat dan budaya.


Suluh Nusa, Alor -Di Kabupaten Alor,  Haji Yusran Tahir adalah tokoh Muslim ternama yang sangat mencintai perbedaan dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Pancasila, dikenal sebagai tokoh Nasional Religius yang diterima dan dihormati sebagai orang tua “Gunung-Pantai” (Kristen -Islam). Itulah alasannya, mengapa Beliau menjadi Wakil Bupati Alor pertama non Kristen yang dipilih langsung oleh Rakyat.

Selama menjadi orang nomor dua di Kabupaten Alor, Haji Yusran Tahir mempersiapkan kader-kader muda dan tokoh-tokoh muslim untuk mengikuti jejak ketokohannya, yang diterima dikalangan Gunung-Pantai, sehingga setelah masanya menjadi Wakil Bupati Alor, lahirlah Bapak Imran Duru, S.Pd, M.Pd seorang tokoh muda yang diterima di kalangan Gunung-Pantai sebagai sosok Nasionalis, yang mendampingi Bupati Drs. Amon Djobo sebagai Wakil Bupati selama dua periode.

Dalam merawat perbedaan di Kabupaten Alor, tak henti-hentinya  Haji Yusran Tahir  mencari, mempersiapkan dan menampilkan tokoh-tokoh teladan bagi generasi muda dan kader-kader muda Muslim, hingga dipenghujung masa jabatan Bapak Imran Duru, S.Pd, M.Pd sebagai wakil Bupati Alor, tampil lagi seorang sosok sederhana, seorang tokoh Muslim Nasional Religius yang disebut-sebut sebagai sosok yang akan meneruskan karya besar yang telah dirintis oleh Bapak Haji Yusran Tahir dan Bapak Imran Duru, S.Pd, M.Pd.

Tokoh sederhana tersebut adalah sosok yang juga diterima oleh kalangan Gunung-Pantai,  Beliau adalah Haji Husen Tolang, SH, M.Pd, (HT) yang dipastikan akan meneruskan karya besar para pendahulunya.

Sikap Nasionalisme yang melekat dalam diri Haji HT, telah dilihat oleh masyarakat Kabupaten Alor selama beliau aktif sebagai pejabat publik di era 1980_an sampai dengan era tahun 1999. Loyalitas dan kejujuran hati saat melayani Daerah ini dalam jabatannya sebagai pejabat Publik, Haji HT sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran sehingga semua yang menjadi tanggung jawabnya saat saat menjadi PLH Kepala Tata Usaha pada Kejaksaan Negeri Kalabahi era tahun 1986-1990, tidak ada satupun keluhan-keluhan yang datang dari masyarakat kecil yang merasa tertindas.

Padahal,  jika ia mau menyalahgunakan jabatannya saat menjadi orang penting di Kejari Kalabahi, ataupun saat menjadi Anggota DPRD Alor dua periode era 1992-1999, bisa saja Haji HT menjadi seorang jutawan bahkan menjadi seorang miliarder yang memiliki  Vila bahkan bisa memiliki penginapan mewah di Kabupaten Alor.

Namun, mantan Intelijen Kejari Kalabahi yang pernah bertugas di Kejati NTT itu, hanyalah seorang Muslim yang taat, hanyalah seorang suami yang mencintai istrinya dan seorang Ayah teladan bagi anak-anaknya, bahkan seorang tokoh bagi kader-kader muda muslim kabupaten Alor,  sehingga setelah semua kekuasaan yang melekat dalam dirinya dilepaskan, Haji Husein Tolang tetap hidup sederhana di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Alor.

Sosok sederhana ini, tidak hanya dikenal dikalangan menengah ke atas, tetapi jika dilihat dari rekam jejaknya dan struktur sejarah, Haji Husen Tolang sangat dekat dengan orang-orang kecil dan terikat darah dengan Suku/etnis Kabola dari keluarga Besar Penlaana.

Kesederhanaan inilah yang membuat Haji Husen Tolang, SH, M.Pd diterima dan dicintai di kalangan Gunung-Pantai, sebagai Tokoh Nasional Religius yang mencintai perbedaan, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Pancasila dan menghormati nilai-nilai adat dan budaya.

Sikap Nasionalismenya pun membuat Haji Husen Tolang, SH, M.Pd  dipercaya oleh umat Kristen Protestan dan Umat Katolik Kabupaten Alor untuk terlibat langsung dalam even-even yang bernuansa Rohani.

Dalam Pesta Paduan  Suara Gerejani (Pesperani) Tingkat Provinsi NTT, umat Katolik Kabupaten Alor memberikan kepercayaan kepada Haji Husen Tolang sebagai Ketua Rombongan Tim Pesperani Kabupaten Alor, dan waktu itu menghantar Kabupaten Alor keluar sebagai juara Umum.

Kemudian pada Tahun 2019, dalam Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Tingkat Kabupaten Alor,  Haji Husen Tolang kembali mendapat kepercayaan dari Camat Teluk Mutiara, Bapak Fredrik Lahal, SH sebagai ketua Rombongan Tim Pesparawi Kecamatan Teluk Mutiara yang diselenggarakan di halaman GMIT POLA TRIBUANA Kalabahi dan saat itu Kecamatan Teluk Mutiara keluar sebagai juara Umum.

Oleh sebab itu, Ir. Joseph Malaikosa yang disebut-sebut sebagai bakal Calon Bupati terkuat yang diutus dari Gunung akan menggandeng Haji Husen Tolang, SH, M.Pd sebagai calon Wakil Bupati Alor sebagaimana yang diinginkan oleh berbagai elemen Masyarakat di Kabupaten Alor.

Sangat diharapkan agar sosok Nasionalis seperti Haji Husen Tolang, SH, M.Pd akan mendampingi sosok pekerja keras, Ir. Joseph Malaikosa untuk melanjutkan karya besar yang telah dirawat dan dijaga oleh Haji Yusran Tahir dan Bapak Imran Duru, S.Pd, M.Pd.

Salam dari Gunung sampai ke Pantai-SHALOM

Salam balik dari Pantai sampai ke Gunung-Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh!!

Maritaing sampai Marica

Tara Miti Tomi Nuku!!


 


 

Riwayat: 

Nama lengkap : Haji Husen Tolang, SH, M.Pd TTL: Kalabahi, 17 April 1958

Agama : Islam

Istri : Hj Nursiah Toda

Anak-anak :

Subroto Tolang, SH

Gus Ali Tolang (TNI AD)

Yaya murniati Tolang (Perawat RSD Kalabahi)

Rochimad Tolang (TNI AD)

Sri Hartati Tolang (Bidan RSD Kalabahi)

Muharni Tolang (Tenaga Farmasi Puskesmas Alor Kecil)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Riwayat Pendidikan :

SD Cokroaminoto Kalabahi

SMP Negeri Kalabahi

SMA Negeri Kalabahi Universitas Nusa Cendana Kupang (Sarjana Muda) STIH Malang (S1)

Universitas Muhammadiyah Malang (S2)

Riwayat pekerjaan:

Pegawai negeri sipil Kejaksaan tinggi Nusa Tenggara Timur 1982

PLH kepala urusan kesekretariatan Kejaksaan Negeri kalabahi tahun 1984

PLH kepala tata usaha pada Kejaksaan Negeri Kalabahi 986-1990

Sekretaris panitia pengawas Pemilu Kabupaten Alor tahun 1990 1990

Anggota DPRD kabupaten Alor periode 1992-1990

Anggota DPRD kabupaten Alor 1997- 1999

Kepala sub ekonomi dan moneter intelijen Kejari Kalabahi 2000-2002

Kepala sub eksaminasi dan penyelesaian perkara pidana khusus 2002-2004

Ketua panitia pengawas Pemilu Kabupaten Alor tahun 2004 -2006

Kepala sub produksi dan sarana intelijen 2006-2008

Kepala sub pembinaan tahun 2008-2016

Pensiun PNS 1 Mei 2018.


@PenulisJalanan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *