suluhnusa.com_Fenomena aneh muncul di Pura Desa Lan Puseh , Desa Patemon Kecamatan Seririt.
Munculnya stalagtit baru ditengarai saat piodalan di pura setempat tanggal 22 Januari 2014.
Alhasil banyak warga pedek tangkil untuk nunas tirta (air suci) yang menetes dari stalagtit itu.
Munculnya stalagtit sudah sejak 5 tahun yang lalu yang diketahui oleh jro mangku pura desa. Jro mangku sebelumnya mengira itu adalah bocor biasa. Kemunculan stalagtit ini di dua pelinggih pura yaitu di gedong simpen dan pelinggih manik galih.
Pura yang dibangun tahun 2005 lalu ini cukup unik, sebab banyak pura yang dibangun dengan waktu yang hampir bersamaan namun tidak ada fenomena semacam ini. Dengan berbahan beton dan beratap ijuk dan genteng, di dalam gedong muncul stalagtit, yang membuat banyak warga bertanya-tanya mengenai kebenaran fenomena itu.
Tetesan air yang keluar dari ujung stalagtit ditampung dalam sebuah bejana atau sangku (tempayan untuk tempat tirta) . Banyak warga yang pedek tangkil untuk nunas tirta. Bahkan banyak warga dari luar buleleng juga datang dan merasakan suasana magis yang ada di pura setempat.
Menurut keterangan Jro Mangku Gede Arka dan I Gusti Bagus Artha Deli sebagai wakil ketua 2 PHDI Desa Patemon, makna dan kandungan yang ada dalam stalagtit belum diketahui, hanya saja masih disarankan untuk nyanggra dan nanti saat purnama akan dipasupati.
” Stalagtit ini muncul sejak lima tahunan, tapi saya kira ini hanya rembesan biasa jadi tidak kami tanggapin. Tiba-tiba ada pemedek yang sembahyang saat purnama kemarin menemukan ini, kok ternyata sudah panjang dan cukup banyak”, jelas Jro Mangku Gede.
“Sampai saat ini masih banyak masyarakat yang datang ke tempat ini untuk nunas tirta dan menyaksikan keanehan yang muncul di pura desa ini, bahkan ada dari Gianyar, Karangasem dan tempat lainnya”, tambahnya.
Jro Mangku Arka mengatakan sempat ada penganut Tionghoa yang menyembah Dewi Kwan Im yang tangkil dan kesurupan di pura setempat. Saat kerangsukan dikatakan itu merupakan anugrah dari Tuhan yang melambangkan kemakmuran.
Gusti Bagus Artha Deli berharap diadakan penelitian mengenai kandungan dan apa sebenarnya yang ada dalam fenomena stalagtit ini. Sehingga nantinya bisa dipergunakan sebagaimana mestinya sesuai kandungan yang ada di stalagtit itu.
“Kami berharap ada yang meneliti fenomena ini baik mengenai kandungannya dan kegunaannya untuk apa? sehingga kami bisa memanfaatkan dan menyikapinya”, harap Artha Deli. (ninyomansunuasih)
Galeri (Foto: inyomansunuasih)



