WEEKLYLNE.NET_Modal besar, memiliki segudang teori usaha, ternyata tidak cukup menciptakan orang menjadi sukses dalam berwirausaha.
Selama ini, terdapat asumsi pada sebagian besar orang bahwa untuk memulai bisnis dan menjadi seorang pengusaha yang sukses dibutuhkan modal awal berupa uang yang tidak sedikit.
Hal ini disampaikan Ketua Kelompok Wirausaha Muda Singaraja, Gede Subianta Eka Kresnawan, saat ditemui suluhnusa.com, 24 Januari 2014 di Singaraja.
Menurut Eka, asumsi tersebut ternyata tidaklah tepat, karena modal utama bagi siapa saja yang berniat menjadi pengusaha sukses adalah kemauan dan keberanian untuk memulai usaha meski dengan ide yang sangat sederhana dengan memanfaatkan situasi yang ada di sekitar.
Dari asmsi dan pengalaman yang dimilikinya, Eka Kresnawan bersama beberapa orang muda singaraja membentuk organisasi kecil untuk mendorong orang Singaraja untuk beriwirausaha. Wadah wirausaha itu lalu diberi nama Wirausaha Muda Singaraja (WMS).
“Awalnya saya bentuk group di Facebook namanya WMS-wirausaha muda singaraja. Sekedar diskusi dan mencari informasi tentang dunia wirausaha. Dan ternyata banyak yang tertarik,” tutur Eka Kresnawan.
Apa yang dilakukan oleh Eka Kresnawan bersama beberapa orang muda Singaraja ini tergolong sederhana tetapi berdampak sangat dahsyat.
Sebab mepengaruhi orang untuk berwirausaha dirasa sangat sulit. Bahkan ketika orang memiliki modal besar pun belum tentu langsung bias menjadi seorang wirausaha yang sukses tanpa dibekali dengan informasi dan pengetahuan yang baik.
Dan sejak bulan Oktober 2013 lalu WMS berdiri menjadi sebuah organisasi resmi yang beranggota puluhan orang dengan motivasi wirausaha yang tinggi. Memasuki awal Tahun 2014, WMS mulai merencanakan program untuk meningkatkan kapasitas anggota dan memberikan informasi berwirausaha.
Dan 24 Januari 2014, bertempa di gedung Kesenian Gede Manik, Singaraja, dilakukan seminar semalam dihadiri ratusan peserta. Tidak tanggung-tanggung seminar ini menghadirkan Putu Agus Suradnyana, seorang Wirausahawan Sukses yang saat ini menjadi Bupati Buleleng.
Kegiatan ini diyakini Eka Kresnawan, akan membawa dampak yang kepada peserta yang hadir sebab tidak sedikit pengusaha besar yang memulai usahanya dengan jenis usaha yang terlihat sangat sederhana dan kurang bermutu, serta dengan kondisi sumber daya yang sangat minim.
“Dan informasi sederhana yang didapat peserta dalam seminar ini semoga berdampak besar pada usaha mereka,” ungkap Kresnawan.
Kresnawan lebih jauh menjelaskan, memulai bisnis atau usaha dengan sederhana bisa berarti modal uang yang bisa dijangkau atau tersedia, bahkan terkadang tanpa modal uang, bisnis yang dijalankan dengan kondisi sekarang, tidak peduli usia, pendidikan atau apapun latar belakang, bisnis di lingkungan terdekat, berani mencoba dan memulai meski belum ahli, kalau gagal tidak membuat bangkrut, dan jangan menunggu produk yang dibuat sempurna.
Mulailah mencari informasi sederhana untuk melakukan usaha sederhana yang bias dijangkau dan WMS bersedia memberikan informasi sederhana itu.
Sebab, dari yang sderhana terkadang menjadi luar biasa. Dan saatnya nanti peserta yang mengikuti seminar WMS ini akan berkata ternyata Enak jadi pengusaha seperti tema seminar wirausaha WMS, Enaknya Jadi Penguasha.(sandro wangak)

Wirausaha Muda Singaraja patut dicontoh.