67 Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Kalabahi Resmi Jadi Sarjana, Wagub NTT: Jangan Berhenti Bermimpi

Selama tiga tahun berturut-turut, sekitar 88 persen alumni STKIP Muhammadiyah Kalabahi telah terserap di lingkungan Pemerintah Kabupaten Alor

KALABAHI — Sebanyak 67 mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Kalabahi resmi dikukuhkan sebagai sarjana dalam prosesi wisuda yang berlangsung di Hotel Simfony Kalabahi, Senin, 31 Agustus 2026.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 15 mahasiswa merupakan lulusan Program Studi Pendidikan Matematika, sedangkan 52 lainnya berasal dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

Prosesi wisuda berlangsung meriah dan dihadiri sejumlah tokoh Muhammadiyah, pejabat pemerintah daerah, akademisi, orang tua wisudawan serta undangan lainnya.

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma yang hadir dalam acara tersebut memberikan pesan khusus kepada para sarjana yang baru menyelesaikan pendidikan.

Ia meminta para lulusan tidak berhenti bermimpi dan tidak hanya menjadi pencari kerja. Menurutnya, perubahan dunia kerja menuntut generasi muda memiliki keberanian untuk menciptakan peluang.

“Anak-anak kita adalah masa depan bangsa. Karena itu, mereka harus terus didukung dan diberi semangat agar mampu berkontribusi bagi daerah dan negara,” ujar Asadoma.

Kehadiran Asadoma di Alor juga mendapat perhatian. Ia tetap menyempatkan diri menghadiri wisuda meski baru menyelesaikan kunjungan kerja kemanusiaan untuk meninjau kondisi masyarakat terdampak gempa di Flores dan dalam kondisi kurang fit.

Kehadirannya disebut sebagai bentuk dukungan terhadap para mahasiswa yang telah menyelesaikan perjalanan akademiknya dan resmi menyandang gelar sarjana.


 


Ketua STKIP Muhammadiyah Kalabahi, Muhammad Abdullah, S.Sos., M.Pd., dalam pidatonya mengatakan, wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan momentum penting bagi para lulusan untuk memasuki fase perjuangan yang baru.

Menurut dia, keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi merupakan buah dari kerja keras, doa, kesabaran dan ketekunan.

“Hari ini merupakan hari yang sangat istimewa. Hari ini bukan sekadar seremoni akademik, tetapi merupakan momentum dalam menghadapi perjuangan, pengorbanan dan harapan,” kata Muhammad.

Ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang resmi dikukuhkan sebagai sarjana.

“Atas nama pimpinan dan seluruh civitas akademika STKIP Kalabahi, saya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan-wisudawati yang pada hari ini resmi dikukuhkan sebagai sarjana. Semoga ilmu yang diperoleh saudara-saudari menjadi bermanfaat ke depan,” ujarnya.

Muhammad berharap ilmu yang diperoleh para lulusan tidak berhenti sebagai gelar akademik, tetapi mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa dengan tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

“Ilmu yang mampu membawa berkah, ilmu yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa, mengutamakan hal kemanusiaan,” katanya.

Muhammad menjelaskan, pendidikan merupakan jalan untuk meningkatkan kualitas diri, keluarga dan masyarakat. Dalam konteks tersebut, STKIP Muhammadiyah Kalabahi disebut menjadi bagian dari ikhtiar Muhammadiyah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan tinggi yang bermutu dan berkarakter nilai-nilai Islam berkemajuan.

Ia mengatakan, STKIP Muhammadiyah Kalabahi terus mengalami perkembangan melalui berbagai upaya peningkatan mutu pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat serta tata kelola kelembagaan.

Salah satu capaian yang disampaikan adalah keberhasilan STKIP Muhammadiyah Kalabahi memperoleh akreditasi institusi dengan predikat “Baik Sekali”.

“STKIP Muhammadiyah Kalabahi berhasil memperoleh akreditasi institusi baik sekali,” ujarnya.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti komitmen kampus dalam menjaga dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Di tingkat program studi, Pendidikan Matematika telah memperoleh akreditasi “Baik Sekali”, sementara PGSD memperoleh predikat “Baik”. Program Studi Pendidikan dan Pelatihan Olahraga serta Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan juga disebut memperoleh peringkat “Baik”.

Sementara pada 2026, STKIP Muhammadiyah Kalabahi menambah program studi baru, yakni Program Studi Teknologi dan Informasi yang disebut telah memperoleh izin dan akreditasi dengan predikat “Baik”.

Peningkatan kualitas akademik, kata Muhammad, juga terlihat dari bidang penelitian.

Ia menyebut mayoritas dosen STKIP Muhammadiyah Kalabahi telah bergelar magister atau S2, sementara dua dosen telah menyandang gelar doktor.

Pada 2026, sebanyak enam dosen STKIP Muhammadiyah Kalabahi disebut berhasil memperoleh pendanaan hibah penelitian.


 


Menurut Muhammad, capaian tersebut menunjukkan adanya peningkatan kualitas akademik sekaligus daya saing dosen di tingkat nasional.

“Ini menunjukkan sebuah pencapaian yang menunjukkan meningkatnya kualitas pendidikan dan daya saing akademik dosen di tingkat nasional,” katanya.

Ia menegaskan, berbagai capaian tersebut tidak diperoleh secara instan. Keberhasilan itu merupakan hasil kerja bersama seluruh civitas akademika, dukungan Persyarikatan Muhammadiyah melalui Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah, pemerintah, para mitra dan kepercayaan masyarakat terhadap STKIP Muhammadiyah Kalabahi.

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad juga membeberkan capaian penyerapan lulusan STKIP Muhammadiyah Kalabahi.

Ia menyebut, selama tiga tahun berturut-turut, sekitar 88 persen alumni STKIP Muhammadiyah Kalabahi telah terserap di lingkungan Pemerintah Kabupaten Alor.

“Jadilah lulusan yang terbaik untuk bangsa dan negara, khususnya Kabupaten Alor,” pungkasnya.

Muhammad juga menyampaikan bahwa jaringan perguruan tinggi Muhammadiyah saat ini telah berkembang luas. Ia menyebut terdapat 175 perguruan tinggi Muhammadiyah di Indonesia dan tiga kampus Muhammadiyah di luar negeri, yakni di Singapura, Brunei Darussalam dan Korea Selatan.

Hadir dalam acara wisuda tersebut antara lain pimpinan wilayah Muhammadiyah NTT, pimpinan Muhammadiyah pusat, Sekretaris Daerah Kabupaten Alor Melkisedek Belly, Wakil Rektor III Universitas Tribuana Kalabahi, Asisten I Setda Alor Syafyuddin Djawa, Kepala Dinas Pariwisata Alor Muhammad Baesaku, para orang tua wisudawan serta sejumlah undangan lainnya.+++


j.k


 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *