LEWOLEBA – MASYARAKAT Kabupaten Lembata Provinsi Nusa Tenggara Timur akan mendapat tambahan sumur bor dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tahun 2026 sebanyak delapan buah.
Bantuan tambahan sumur bor oleh BNPB dimaksud untuk siaga darurat kekeringan di wilayah Kabupaten Lembata.
Tahap pertama sebanyak dua sumur bor di Kecamatan Ile Ape dan akan ada bantuan sebanyak delapan sampai sepuluh sumur bor lagi dari BNPB.
Fasilitas ini diharapkan mampu menjawab persoalan krisis air yang selama ini dialami masyarakat desa, yang bahkan harus membeli air untuk kebutuhan sehari-hari.
Salah satu pekerjaan sumur bor yang sudah selesai dikerjakan adalah sumur bor di Desa Tagawiti dan Desa Amakaka, Kecamatan Ile Ape.
Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq dan Wakil Bupati Lembata, Muhammad Nasir Laode hadir sekaligus bersama Kapolres Lembata, Nanang Wahyudi, Camat Ile Ape, Laurens Manuk, Kepala BPBD Lembata, Andrys Korban dan Bintara Penghubung, Sersan Kepala Hengky serta pejabat lain hadir dalam peresmian sumur bor di Namang Desa Tagawiti, 27 Agustus 2026.
Dalam arahannya, Bupati Tuaq menegaskan keberhasilan pekerjaan sumur bor ini dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah Desa Tagawiti dan Desa Amakaka.
“Dengan pembangunan sumur bor ini, pemerintah berharap manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat di Desa Tagawiti terutama dalam memenuhi kebutuhan air bersih secara berkelanjutan”, ungkap Bupati P. Kanisius Tuaq.
Bantuan sumur bor ini, demikian Bupati Kanis, merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Lembata bersama BNPB memastikan tepat sasaran, dan memberikan asas manfaat sebesar-besarnya bagi warga Desa Tagawiti dan Desa Amakaka.
Bupati Kanis dengan tegas mengatakan pengelolaan dilakukan secara baik. Harus ada rasa memiliki. Dan pengelolaan mesti dilakukan secara baik agar dapat bermanfaat bag8 masyarakat.



Sumur Bor Berkah Untuk Warga
Wakil Bupati Lembata, Muhamad Nasir menjelaskan air adalah bagian dari ilham. Bahwa membangun Lembata tidak ada kotak kotak politik. Pesta demokrasi harus menghasilkan kesetaraan. Untuk itu air merupakan sumber kesehatan. Air adalah sumber utama kebersihan.
“Air adalah sumber kesehatan. Kesehatan bagian dari produktivitas. Produktivitas adalah sumber kesejahteraan. Dan akan ada bantuan tambahan sumur bor untuk Lembata”, ungkap Wakil Bupati.
Dan karena itu Wabup Nasir meminta masyarakat agar menjaga fasilitas sumur bor ini dengan baik.
“Hari ini yang penting bukan pada momen peresmian sumur bor tetapi lebih penting adalah menjaga dan merawat fasilitas ini dengan baik”, tegas Wabup Nasir.
Menurutnya bantuan Sumur Bor diprioritaska untuk wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan akses air bersih, terutama pada musim kemarau panjang.
“Untuk kepentingan rakyat, tidak boleh ada sengketa mengenai tanah yang akan menjadi lokasi sumur bor,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa salah satu syarat utama pembangunan adalah memastikan sumur bor menghasilkan air tawar yang layak konsumsi. Dengan demikian, fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat, mulai dari air minum, mandi, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya.
“Pemerintah Kabupaten Lembata menyampaikan apresiasi kepada BNPB atas perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat melalui bantuan sumur bor demi peningkatan kesejahteraan warga,” kata Nasir. +++
sandro.wangak
