Terbanglah

telah kau menangkan hati pengembara yang berjalan dalam panas dan hujan
dengan kaki telanjang yang remuk oleh jalanan berlubang

telah kau menangkan bunga bunga kaktus yang tumbuh menjauhi oase dalam sepi dan sunyi
dan lembah.lembah yang membeku

musim hujan yang gelisah
kemarau yang retak
daun daun yang memusuhi angin

telah kau singkap taman bunga yang berkabut
kupu kupu yang bertahan dalam kepompong
laron yang terperangkap menjadi rayap
dan relung jiwa sebagai tawanan yang meringkuk dalam cekung kegetiran

terbang… terbanglah…
sebab telah kau menangkan satu hati yang pernah terlelap dalam sepi

widyastuti

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *