Selain Empat SPBU, Jalan Lingkar Luar Juga Dijanjikan Djobo

suluhnusa.com_Penegasan ini disampaikan oleh Bupati Alor, Drs. Amon Djobo ketika menggelar dengar pendapat dengan tokoh masyarakat Baranusa, Kecamatan pantar Barat.

Di hadapan puluhan masyarakat yang hadir saat itu, Djobo mengatakan bahwa dalam waktu dekat proses tender akan segera dilakukan. Menurutnya pengaspalan akan dilakukan dari titik nol yakni Pelabuhan Baranusa menuju Beangonong dengan jarak pengaspalan 2,5 kilo meter, yang menghabiskan biaya sebesar Rp 2,5 milar.

Selain itu menurut Djobo, jembatan di desa Leer juga akan dibangun  dalam waktu dekat ini.

Selain beberapa informasi pembangunan tersebut diatas, Djobo juga menegaskan bahwa untuk mempermudah masyarakat, terkhususnya masyarakat Pulau Pantar, serta beberapa pulau pulau kecil lainnya, Djobo berencana untuk membangun empat buah Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) mini di beberapa titik, yakni, Alor Kecil, Bukapiting, Kabir dan Baranusa.

Keempat SPBU tersebut menurutnya sangat penting untuk segera dibuka mengingat semakin tingginya tingkat permintaan masyarakat akan bahan bakar minyak.

Ia juga pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa khusus untuk pembangunan keempat SPBU, ia sudah bekerja sama dengan beberapa penguasaha asli Alor yang telah sukses di luar daerah.

Akan tetapi apabila kesepakatan itu tidak tercapai, ia sudah menyiapkan langkah antisipasi dengan akan menyiapkan dana khusus.

Kepada pimpinan SKPD, Djobo juga pada kesempatan tersebut menginstruksikan agar turut menerangi kota Kalabahi dengan menarik lampu dari rumahnya untuk menerangi jalan raya sambil menuju realiasi proyek pemasangan lampu jalan yang dalam waktu dekat akan direalisasikan.

Rp 1,5 Milar untuk Jalan Lingkar Pura

“Bagi saya, yang penting merealisasikan aspirasi masyarakat” demikian ungkap Djobo saat memberikan arahannya dalam kegiatan kunjungan kerja Bupati Alor, Drs. Amon Djobo bersama rombongan di Desa pura Timur, Kecamatan Pulau Pura.

Lebih jauh ia juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak saja berharap perubahan dari pimpinan, melainkan masyarakat juga hendaknya melakukan sebuah perubahan. “Apa gunanya kita mengharapkan kemajuan, tetapi dari diri kita sendiri tidak mau berubah” tuturnya.

Dalam rangka kemajuan tersebut, Djobo melalui Kepala Bappeda Kabupaten Alor, Drs. Marthen Hitikana mengatakan bahwa pada tahun ini pemerintah daerah kembali akan menyiapkan dana sebesar Rp 1,5 Miliar untuk kelanjutan pembangunan jalan lingkar Pulau Pura.

Hal ini disambut meriah oleh masyarakat kecamatan Pulau Pura, mengingat sulitnya medan di kecamatan yang memiliki struktur tanah yang terjal, gersang serta berbatu.

Seraya mensosialisasikan program Gerakan Membangun Menuju Alor Mandiri (Gema Mandiri), Djobo mengatakan bahwa ada empat hal besar yang perlu dibenahi saat ini, yakni, persoalan infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan meningkatkan usia harapan hidup.

“Kebijakan sudah diletakkan, kini tinggal bagaimana seharusnya masyarakat merespon hal tersebut” ungkap Djobo. Untuk itu ia berharap agar mayarakat dapat berpartisipasi untuk menjaga setiap asset yang dibangun oleh pemerintah daerah.

Kedepannya, menurutnya Desa maupun kecamatan akan mengelola dana yang sangat besar, yakni untuk kecamatan ada dana Pagu Indikatif Kecamatan yang didanai oleh Pendapatan Asli Daerah, dimana masing masing kecamatan mendapat dana Rp 700 juta – 1 Miliar tergantung dari luas wilayah, jumlah penduduk dan tingkat kesulitan masing – masing.

Sedangkan untuk dana desa, kedepannya apabila telah keluar peraturan pelaksana di Pemrintah Pusat, maka setiap desa akan mendapat dana alokasi desa senilai Rp 1 Milar per desa.

Untuk itu kepada para pengelola keuangan, Djobo berpesan agar dapat menggunakan uang dengan hati – hati, sesuai dengan kebutuhan desa. (iwan kamaleng)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *