MEDIA WLN – Hasil pemeriksaan PCR terhadap 10 sampel lendir PDP dari Lembata sudah nyatakan negatif. 10 sampel yang dikirim ke Kupang dua pekan silam berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium RSUD W.Z Yohanes Kupang dinyatakan negatif dari 13 sampel yang sudah dikirim.
Hal ini disampaikan jurubicara, Satgas Covid 19 Kabupaten Lembata, dr. Lucia Chandra, kepada wartawan di RSUD Lewoleba usai mengikuti penyerahan bantuan APD dan Peralatan medis dari Partai Golkar dan pengusaha di Lembata, 15 Mei 2020.
Menurut Lucia Swab Test dinyatakan 10 sampel negatif, berdasarkan pemeriksan laboratorium di RSU Yohanez termasuk pasien Klaster Gowa. Sementara tiga sampel yang belum diketahui hasilnya karena dikirim ke Jawa.
“13 ampel yang kita kirim. Hasilnya 10 negatif. Ini yang sampelnya kita kirim ke Kupang. Sementara tiga yang lain kita belum ketahui hasilnya,” ungkap Chandra.
Lebih jauh Chandra menjelaskan, tiga sampel yang dikirim ke Pulau Jawa akan dikirim lagi ke Kupang walau pihaknya juga tetap menunggu hasil dari Jawa.
Bupati Lembata Eliazer Yentji Sunur, kepada wartawan di Atadei, 14 Mei 2020, menjelaskan pihaknya ingin benar benar memastikan bahwa sampel yang dikirim adalah negatif. Untuk memastikan itu, dirinya akan meminta agar ketiga belas sampel yang sudah dikirim dan hasil 10 negatif, tiga belum diketahui akan dikirim lagi sampelnya untuk di-swab-test yang kedua kalinya.
“Kita mau memastikan bahwa sampel yang kita kirim benar benar negatif. Untuk itu walau hasilnya 10 negatif akan kita kirim sampelnya untuk diperiksa lagi. Dua kali pemeriksaan agar benar benar hasilnya akurat. Ini kita lakukan untuk menjaga masyarakat Lembata tidak terjangkit covid 19. Kita kebupaten satu pulau. Kita jaga benar benar,” ungkapnya.
Sementara itu gugus Tugas Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Timur kembali mengumumkan terjadi penambahan jumlah kasus Covid-19 di NTT. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Dr. Dominikus Minggu Mere kepada wartawan di Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT, Jumat (15/5/2020) menyebutkan, terjadi penambahan jumlah kasus Covid-19 sebanyak 8 kasus.
Disebutkan, kedelapan kasus itu terdiri dari 4 kasus dari Kabupaten Sikka yang merupakan klister Kapal Lambelu, 3 kasus dari Kota Kupang yang merupakan transmisi lokal, dan 1 orang dari Kabupaten Sumba Timur.
Dengan bertambahnya 8 kasus Covid-19 hari ini maka, jumlah kasus Covid-19 di Provinsi NTT sudah mencapai 48 kasus. “Para pasien yang positif itu, kini sedang dirawat di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu untuk satu kasus di Sumba Timur, dan untuk tiga orang di Kota Kupang dirawat di RSUD Prof. Dr. W. Z. Yohanes Kupang. Sedangkan yang empat yang di Sikka dirawat di RSUD TC. Hillers Maumere,” sebut Kadis Domi Mere.
Ia merincikan, Kota Kupang sebanyak 14 kasus, Kabupaten Manggarai Barat 12 kasus, Kabupaten Sikka 12 kasus, Kabupaten Sumba Timur 2 kasus, Kabupaten Rote Ndao 2 kasus, Kabupaten TTS 2 kasus, kabupaten Nagekeo 1 kasus, kabupaten Ende 1 kasus dan kabupaten Flores Timur 1 kasus.***
g.takene/sandrowangak
