Amankan Politik 2014, SPN Lepas 1099 Bintara

suluhnusa.com_ Citra polisi pun menjadi taruhan di tahun 2014 ini. Euforia demokrasi di tahun 2014 sebagai tahun politik, salah satunya ditunjukkan dengan maraknya unjuk rasa warga, ini menjadi tantangan para Bintara.

Bintara atau brigadir polisi menjadi tulang punggung dalam pelaksanaan tugas Kepolisian. Para bintara ini melaksanakan tugas langsung bersentuhan dengan masyarakat. Dengan demikian, pandangan masyarakat akan reputasi dan citra Polri sering terwakili oleh perilaku para brigadier tersebut.

Tak heran, mayoritas kekuatan Polri yang akan bertugas sebagai pengayom dan pelindung masyarakat sesuai Tri Brata dan Catur Prasetya berada dipundak pada bintara lulusan SPN ini. Bintara Polri yang merupakan 70 % kekuatan Polri yang berada di garda terdepan dalam bertugas selaku pengayom dan pelindung masyarakat sesuai dengan Tri Brata dan Catur prasetya yang menjadi pegangan bagi seluruh anggota Polri dalam melaksanakan tugasnya dimanapun berada.

Karena itu Polisi-polisi baru atau yang berpangkat bintara perlu juga segera memahami konsep pemolisian dengan cinta kasih yang merupakan bagian reformasi budaya Polri. Alasannya seperti yang disebutkan di atas, polisi baru atau bintara sering bertemu dengan masyarakat di lapangan dan perilaku mereka mewakili citra polisi.

Nah, 30 Desember 2013 Kapolda Bali, Irjen Polisi Benny Mukalo, melantik 1099 Bintara Polri yang sudah mengikuti pendidikan selama 7 bulan di SPN Singaraja. Para bintara ini berasal dari tiga Polda, yakni Polda Bali, Polda Jawa Timur dan Polda Metro Jaya.

Para Bintara ini usai dilantik oleh Kapolda Bali, memperagakan simulasi pengendalian massa sebagai bentuk kesiapan dalam melaksanakan tugas di wilayah hokum masing-masing Polda. Sebab, ribuan bintara ini akan menjalankan tugas sebagai pengaman kegiatan pemilihan umum yang berlangsung di tahun 2014.

Dihadapan Kapolda Bali dan beberapa petinggi Polda dan SPN serta undangan yang hadir, para Bintara Muda Polri mempergakan ketangkasannya dalam menangani massa dengan beberapa teknik. Sebut saja, teknik bela diri Judo dan menggunakan tameng, lapisan Dalmas tanpa tameng untuk proses negosiasi massa, lapisan Dalmas disertai tameng dan lapisan pemecah massa bersepeda motor dengan senjata lengkap.

Ribuan Bripda ini akan dikirim kembali ke tiga polda pengirim yaitu Polda Metro Jaya, Polda Jawa Timur, dan Polda Bali. Selain itu sejumlah Bintara ini akan ditempatkan di sejumlah satuan kerja sesuai penugasan pasca pengambilan sumpah dan pelantikan oleh Kapolda Bali.

Kapolda Bali, Irjen Polisi Beny Mukalo mengatakan tahun 2013 sedikitnya ada 20.000 anggota Bintara Muda yang menjalani pendidikan yang terdiri dari pasukan Sabhara dan Brimob disiapkan mengamankan pemilu 2014 mendatang.

“SPN Singaraja hari ini menamatkan seribu sembilan puluh sembilan orang siswa yang nantinya akan dikirim ke tiga Polda pengirim yaitu Polda Metro Jaya, Polda Jatim, dan Polda Bali”, jelas Mukalo

Angkatan Bintara Muda yang diberi nama Resimen Agung Jagadhita tersebut, diharapkan dapat bekerja sama denagn seluruh stakeholder di masing-masing wilayah penugasan dalam pengamanan Pemilu pada bulan April 2014 mendatang.

Dalam pengamanan Pemilu pada bulan April 2014 mendatang para Bintara ini diingatkan untuk melakukan pendekatan kemanusiaan, yaitu mengutamakan pemecahan masalah bersama masyarakat. Sebab, penyelesaian masalah dengan pola pendekatan kemanusiaan, serta mengutamakan pemecahan masalah bersama masyarakat adalah potret citra Polri modern. (Ni Nyoman Sunuasih)

2 Comments

  1. citra polisi bukan hanya dipertaruhkan saat pemiklu 2014 tetpi tak ada hajatan pun citra itu dipertaruhkan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *