Bulan Kitab Suci di Lingkungan St. Fransiskus Dirayakan Penuh Syukur Bertepatan HUT Santo Pelindung

Bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi bagian dari upaya mempersiapkan anak-anak dan kaum muda agar berani mengambil bagian dalam kegiatan Gereja

LEWOLEBA – Suasana penuh antusias dan semangat mewarnai pelaksanaan Lomba Kitab Suci Lingkungan St. Fransiskus Asisi, Paroki Kristus Raja Wangatoa.

Kegiatan yang mulai dilaksanakan , 8 September 2026 ini diikuti oleh para peserta yang merupakan utusan dari masing-masing Komunitas Basis Gerejani (KBG).

Kegiatan lomba ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam menyongsong Hari Ulang Tahun ke-9 Pelindung Lingkungan St. Fransiskus Asisi.

Selain menjadi bagian dari perayaan syukur, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan anak-anak dan kaum muda terhadap Kitab Suci serta mendorong keterlibatan mereka dalam kehidupan menggereja ini berlangsung hingga Sabtu, 12 September 2026 melibatkan tiga kategori peserta, yakni Sekami, Sekar, dan Orang Muda Katolik (OMK).

Berbagai perlombaan yang digelar meliputi Lomba Baca Kitab Suci, Lomba Bertutur Kitab Suci, Lomba Mazmur, dan Kuis Kitab Suci.

Ketua Lingkungan St. Fransiskus Asisi, Fransiskus Pea Watun, mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi bagian dari upaya mempersiapkan anak-anak dan kaum muda agar berani mengambil bagian dalam kegiatan Gereja.

“Kegiatan ini adalah bagian dari upaya mempersiapkan anak-anak untuk berani mengambil bagian dalam kegiatan Gereja,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, anak-anak, remaja, dan OMK diberikan ruang untuk mengenal, membaca, mendalami, serta menghidupi Sabda Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, perlombaan ini menjadi sarana untuk membangun keberanian, rasa percaya diri, kreativitas, dan semangat kebersamaan di antara peserta dari berbagai KBG.

Lomba ini juga menjadi bagian dari proses menyeleksi peserta terbaik yang akan mewakili Lingkungan St. Fransiskus Asisi dalam kegiatan Lomba Bulan Kitab Suci di tingkat Paroki Kristus Raja Wangato.

Antusiasme peserta mendapat apresiasi dari Ketua KBG 7, Frengki Taneo. Ia mengaku sangat bangga melihat anak-anak dari KBG 7 berani tampil dan mengambil bagian dalam kegiatan tersebut.


 


“Saya sangat bangga anak-anak di KBG bisa tampil dengan berani. Saya berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan setiap tahun,” ujarnya.

Semangat peserta dalam mengikuti perlombaan menunjukkan bahwa kegiatan seperti ini mendapat tempat yang positif di tengah umat. Bukan hanya untuk mencari juara, tetapi yang lebih penting adalah menumbuhkan kecintaan terhadap Kitab Suci, keberanian untuk tampil, semangat persaudaraan, serta kesadaran untuk terlibat aktif dalam kehidupan Gereja.

Dengan demikian, rangkaian Lomba Kitab Suci dalam menyongsong HUT ke-9 Pelindung Lingkungan St. Fransiskus Asisi diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat iman, persaudaraan, dan keterlibatan anak-anak serta kaum muda dalam kehidupan menggereja.+++


andre.odung


 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *