Pamit Dari Lembata, Perse Ende Menuju Liga 3 Nasional

SULUH NUSA, LEMBATA – TIM Sepak Bola asal Negeri Kelimutu, Perse Ende pamit dari Kabupaten Lembata usai menjadi kampiun turnamen kasta tertinggi di Nusa Tenggara Timur ETMC 2022 sekaligus Kualifikasi Liga 3 Zona NTT.

Perse Ende tampil sebagai juara usai mengalahkan kesebelasan Tuan rumah Persebata Lembata.

Usai meraih trophy Perse Ende pamitan dari Lembata dan berangkat ke Ende dengan menggunakan Kapal Cepat dari Pelabuhan Lewoleba menuju Pelabuhan Ipi Ende, 1 Oktober 2022.

Pamitan Perse Ende bersama Trophy ETMC yang terbuat dari Kayu Cendana berlapis emas ini bertepatan dengan hari kesaktian Pancasila 1 Oktober. Trophy diarak keliling Kota Lewoleba bersama supporter tuan rumah, Lomblen Mania.

Ada pesan menarik yang disampaikan oleh Lomblen Mania pada tulisan selebaran saat mengantar Persen Ende ke Pelabuhan Lewoleba.

“Terimakasih Perse. Lomblen Mania belajar keberagaman dari Pancasila,” Tulis Lomblen Mania melalui selebaran di Pelabuhan Lewoleba.

Jeppo Uran, koordinator Lomblen Mania mengungkapkan Lomblen Mania tidak sekedar mengantar tim perse Ende untuk kembali ke kampung halaman, Lomblen Mania ingin memberi pesan dan mengajak suporter di kabupaten Lembata dan seluruh NTT agar mewujudkan olahraga untuk persaudaraan dan persahabatan.

“Kami ingin menunjukkan dan mengabarkan itu ke seluruh masyarakat NTT”, ungkapnya.

“Saya ajak semua suporter di Lembata untuk tetap menjadi suporter yang cinta damai, ” Ungkapnya.

Keberangkatan Perse Ende menuju kota Pancasila dengan membawa Trophy ETMC sebagai Kampiun Kualifikasi Liga 3 Zona NTT ETMC 2022 dan Porprov sekaligus menegaskan dirinya melenggang ke Liga 3 Nasional.

Aturan Kompetisi Liga 3 Nasional tidak lagi melalui kualifikasi di Zona wilayah. Artinya, Perse Ende tidak lagi bertanding di zona wilayah Bali Nusra untuk menentukan lolos ke Liga 3 Nasional. Sebab, tim yang keluar sebagai kampiun di Kualifikasi Liga tiga Zona provinsi otomatis lolos dan langsung bermain di Liga 3 Nasional yang akan digelar Desember 2022 mendatang.

Hal ini termuat dalam surat edaran PSSI yang ditandatangani Sekjen PSSI Yunus Nusi dan memuat informasi tentang kompetisi yang digulirkan PSSI, yakni Liga 3, Piala Soeratin U-17, U-15, U-13, dan Piala Pertiwi.

Berdasarkan surat edaran tersebut, Liga 3 Indonesia musim 2022/2023 akan bergulir diawali dari tingkat provinsi mulai 1 Agustus hingga 15 November 2022. Untuk NTT Kualifikasi Liga 3 sudah selesai digulir sejak 9 September dan berakhir 29 September 2022 dengan Lembata sebagai tuan rumah dan Perse Ende sebagai jawara.

“Putaran nasional diawali pada babak 64 besar dijadwalkan akan dihelat 19 November hingga 19 Desember 2022 dengan kuota 64 tim,” tulis PSSI dalam surat edarannya.

Ketua Asprov PSSI NTT, Chris Mboeik mengapresiasi Lembata sebagai tuan rumah dan seluruh tim yang sudah berpartisipasi dalam gelaran sepak bola kasta tertinggi NTT ini.

Mboeik mengungkapkan tujuan ETMC ini membangun Silatuhrahmi antara masyarakat Flobamorata.

“Sepak bola untuk silaturahmi.Salah satu tujuan untuk merajut persaudaraan anak Flobamorata. NTT milik bersama”, ungkap Mboeik.

“Ini luar biasa. Tahun depan ETMC akan digelar di kabupaten Rote Ndao,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensukseskan kegiatan. pemerintah daerah kabupaten Lembata, Pemain, pelatih, panitia dan juga suporter Lomblen Mania.

Khusus untuk Lomblen Mania Mboeik menaruh apresiasi setinggi tingginya denga rasa bangga.

“Persebata Mania sudah menunjukkan menjadi tuan rumah yang terbaik”, Kata ketua Asprov PSSI NTT ini.

Mboeik saat memberikan sambutan penutupan ETMC, Kualifikasi Liga 3 Zona NTT, menyampaikan terima kasih juga kepada alm. Bupati Eliyaser Yentji Sunur yang telah menjadi pioner pelaksanaan ETMC di kabupaten Lembata.

“Saya mengapresiasi apa yang sudah berjalan. Saya ucapkan terima kasih kepada panitia yang sudah mensukseskan ETMC ke XXXI di Lembata. Secara khusus saya ucapkan terima kasih kepada almarhum pak Yance Sunur,” tambah Chris Mboik.

Penjabat Bupati Lembata, Marsianus Jawa, merasa bangga dengan masyarakat Lembata yang telah menorehkan sejarah sendiri karena berhasil sebagai tuan rumah yang cinta damai, ramah dan bersahabat kepada semua tamu.

“Ini merupakan sejarah bagi masyarakat Kabupaten Lembata, ” Tutur Jawa.

“Hari ini rasa-rasanya sejarah bagi Kabupaten Lembata. Anak-anak akan mengenang di tanggal 29 bulan 9 itu final ETMC dan otonomi daerah 1999 dan gedung ini diberi nama Gelora 99 dan diresmikan tanggal 9 bukan 9,” katanya saat seremoni Penutupan ETMC XXXI Lembata, Kamis, 29 September 2022 di Gelora 99.

Sebagai tuan rumah, Penjabat Bupati Lembata Marsianus Jawa menyampaikan, atas nama seluruh masyarakat yang berjumlah 141 ribu lebih menyampaikan terima kasih sebesarnya kepada semua pihak yang mendukung penyelenggaraan ETMC di Lembata.

“Tanpa dukungan semua pihak, kami tidak mampu,” katanya.

Ia menambahkan, ketika dilantik 22 Mei, permintaan Gubernur bahwa ETMC XXXI Lembata 2022 harus jalan, kenapa karena almarhum Eliaser Yentji Sunur meninggal karena covid karena lagi roadshow ke semua kabupaten untuk gelar ETMC.

Dan diakhir pernyataannya, Jawa meminta kepada Asprov PSSI NTT agar Lembata menjadi tuan rumah piala Soeratin di tahun 2024. +++kristina

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *